KABARKAN.ID I Gresik – Kehilangan seorang anak selalu meninggalkan duka yang mendalam. Selasa sore (3/2/2026), Perumahan KBD, Desa Mulung, Kecamatan Driyorejo, diliputi kesedihan saat bocah perempuan berusia 8 tahun, terseret arus selokan saat hujan deras mengguyur.
Korban sementara tinggal di Kecamatan Driyorejo, sedang bermain di sekitar selokan bersama teman-temannya. Tak disangka, hujan deras membuatnya terpeleset dan terbawa arus air.
“Kami dengar teriakan, tapi sebelum sempat menolong, arus membawa Putri,” ujar salah satu saksi anak-anak.
Keluarga Putri yang menerima kabar tragis itu langsung menuju lokasi. Pun juga Polsek Driyorejo bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik segera bergerak, melakukan pencarian bersama relawan.
Personel kepolisian menelusuri aliran selokan sepanjang kurang lebih satu kilometer sebelum akhirnya menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia.
Kapolsek Driyorejo, Kompol Musihram, menegaskan pentingnya kewaspadaan, terutama bagi anak-anak saat hujan deras.
“Kami mengimbau orang tua untuk tidak membiarkan anak-anak bermain di sekitar saluran air. Keselamatan mereka adalah prioritas utama,” ujarnya, Rabu (4/2/2026).
Kapolsek Driyorejo, Kompol Musihram, menyampaikan empati atas kejadian tersebut dan bersedih.
“Kami merasakan kesedihan keluarga. Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama saat anak-anak bermain di sekitar saluran air saat hujan deras,” ucapnya.
Tetangga dan warga sekitar turut menyampaikan belasungkawa. Banyak yang mengenang keceriaan Putri yang selalu ceria bermain dengan teman-temannya.
“Putri anak yang manis dan periang. Kehilangannya sungguh terasa bagi kami semua,” kata seorang tetangga.
Tragedi ini menjadi pengingat pahit akan pentingnya kewaspadaan dan pengawasan orang tua. Meski singkat, kisah Putri meninggalkan kesan mendalam bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya.*(Kum)













