KABARKAN.ID I Gresik — Sesosok jasad lansia mengapung di bawah konstruksi dermaga Pelabuhan Petro Gresik, Selasa (31/3/2026). Penemuan ini berawal dari kecurigaan petugas keamanan, Sayid Muhamad, yang melihat benda mencurigakan di perairan dermaga.
Kecurigaan terhadap benda itu berubah saat diketahui dalah tubuh manusia. Iya pun kemudian melaporkan segera ke Satpolairud Polres Gresik.
Tak butuh waktu lama, tim Satpolairud bersama personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) Ditpolairud Polda Jawa Timur langsung bergerak ke lokasi. Menggunakan kapal patroli KP X-1017 dan didukung armada lainnya, proses evakuasi dilakukan secara sigap di tengah kondisi perairan pelabuhan.
Beberapa saat kemudian, jasad korban berhasil diangkat ke dermaga. Di tengah proses identifikasi awal, petugas menemukan kartu identitas di saku pakaian korban. Ia diketahui berinisial L (78), warga Desa Doyo Mulyo, Kecamatan Kembang Bahu, Kabupaten Lamongan.
Korban ditemukan mengenakan kemeja batik lengan panjang berwarna cokelat dan celana panjang krem, dengan kondisi kepala gundul. Sosok lansia tersebut kini masih menyisakan tanda tanya terkait penyebab kematiannya.
Selanjutnya, jasad korban dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD Ibnu Sina Gresik untuk menjalani visum.
Kapolres Gresik melalui Kasatpolairud AKP I Nyoman Ardita menegaskan bahwa kecepatan respons ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan, khususnya dalam penanganan insiden di wilayah perairan.
“Anggota kami bersama BKO Ditpolairud Polda Jatim telah berhasil mengevakuasi korban dan saat ini sudah berada di RSUD Ibnu Sina untuk proses tindak lanjut,” ujarnya, Rabu, (1/4/2026).
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kewaspadaan masyarakat, sekecil apa pun, dapat berperan penting dalam mengungkap kejadian darurat serta bagaimana respons cepat aparat mampu mempercepat penanganan di lapangan.*(Kum)













