KABARKAN.ID I Gresik – Sejumlah korban begal dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kabupaten Gresik akhirnya bisa bernapas lega. Sepeda motor yang sempat hilang akibat aksi kejahatan berhasil ditemukan dan dikembalikan langsung oleh Polres Gresik setelah para pelaku ditangkap dalam pengungkapan sejumlah kasus kriminal yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.
Pengembalian kendaraan tersebut dipimpin langsung Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan kepastian hukum sekaligus memulihkan hak masyarakat yang menjadi korban tindak kejahatan.
Menurut Ramadhan, kendaraan yang berhasil diamankan tidak hanya menjadi barang bukti dalam proses hukum, tetapi juga harus segera dikembalikan kepada pemilik yang sah agar dapat digunakan kembali untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
“Motor ini kami kembalikan agar bisa kembali dipakai korban untuk aktivitas dan kebutuhan sehari-hari. Ini merupakan bentuk pelayanan serta komitmen Polres Gresik dalam memberikan kepastian hukum dan perlindungan kepada masyarakat,” ujarnya, Minggu (31/5/2026).
Pengembalian motor tersebut merupakan hasil pengungkapan beberapa kasus yang sempat menyita perhatian masyarakat di wilayah Kabupaten Gresik.
Salah satunya kasus pencurian sepeda motor milik Mukhamad Khamim di kawasan Sidokumpul, Kecamatan Gresik. Motor Suzuki Shogun bernomor polisi W 2593 MU yang diparkir di depan rumah dilaporkan hilang pada siang hari. Berdasarkan rekaman CCTV, aksi pencurian dilakukan dua pelaku yang diduga menggunakan kunci palsu untuk membawa kabur kendaraan tersebut.
Selain itu, jajaran Polsek Menganti juga berhasil mengungkap kasus begal yang menimpa seorang pengemudi ojek online asal Surabaya, Andy Sebastian Zaini (28). Dalam peristiwa yang terjadi di Dusun Hendrosalam, Desa Hendrosari, Menganti, korban dipukul menggunakan pipa besi oleh penumpangnya sendiri sebelum sepeda motor Honda Scoopy miliknya dirampas.
Kurang dari 24 jam setelah kejadian, Unit Reskrim Polsek Menganti berhasil menangkap pelaku berinisial Rohan (33) di kawasan Semampir, Surabaya, dan mengamankan kembali kendaraan milik korban.
Kasus lainnya terjadi di Jalan Akim Kayat, Kelurahan Karangturi, Kecamatan Gresik. Muhammad Ilyas (30) kehilangan sepeda motor Honda Scoopy setelah tanpa sengaja meninggalkan kunci kontak di kendaraan.
Kesempatan tersebut dimanfaatkan pelaku Heri Setiawan (28) untuk membawa kabur motor korban. Namun upayanya tidak berlangsung lama. Berkat pengejaran korban bersama warga dan respons cepat anggota Polsek Gresik Kota, pelaku berhasil diamankan di kawasan lampu merah Nippon Paint beserta barang bukti kendaraan.
Keberhasilan pengungkapan kasus-kasus tersebut mendapat apresiasi dari para korban. Mereka mengaku bersyukur karena kendaraan yang menjadi sarana utama bekerja dan beraktivitas dapat kembali diterima tanpa biaya apa pun.
“Terima kasih kepada Polres Gresik yang sudah cepat menangkap pelaku dan mengembalikan motor kami. Semoga masyarakat lebih berhati-hati saat memarkir kendaraan agar tidak menjadi korban kejahatan,” ujar salah satu korban.
Kapolres Gresik juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal kendaraan bermotor. Warga diimbau menggunakan kunci ganda, memarkir kendaraan di tempat aman, serta memastikan kunci kontak tidak tertinggal saat meninggalkan motor.
Menurutnya, kerja sama antara masyarakat dan kepolisian menjadi faktor penting dalam menekan angka curanmor dan begal di Kabupaten Gresik. (Kum)


