KABARKAN.ID I Gresik – Seekor sapi kurban yang lepas dari tali pengikat dan mengalami stres berat menghebohkan warga Perumahan Pongangan Indah, Desa Pongangan, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Selasa (26/5/2026) malam. Proses evakuasi berlangsung dramatis hingga melibatkan petugas Pemadam Kebakaran (Damkarla), dokter hewan, dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur.
Peristiwa itu terjadi di halaman Masjid Al Hasan, Jalan Kayu 3 RT 4 RW 5. Sapi yang diketahui baru didatangkan dari peternak di Lamongan tersebut dilaporkan terlepas dari tali pengikat sejak siang hari.
Warga bersama pelapor bernama Sining sempat berusaha menangkap sapi tersebut. Namun upaya itu gagal lantaran kondisi hewan yang sangat agresif dan stres berat.
“Warga dan pemilik sudah mencoba menangkap sejak siang, bahkan penjual sapi juga didatangkan untuk membantu menenangkan. Namun sapi semakin sulit dikendalikan,” ujar Perwira Piket Damkar Gresik, Teguh Priyanto.
Karena situasi dinilai membahayakan warga sekitar, laporan kemudian diteruskan melalui layanan darurat 112 Gresik kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gresik.
Petugas Damkar Pos Kota menerima laporan pada pukul 19.04 WIB dan langsung bergerak menuju lokasi dua menit kemudian. Tim tiba sekitar pukul 19.19 WIB.
Sesampainya di lokasi, petugas Damkar juga mengalami kesulitan menangkap sapi tersebut. Kondisi hewan yang panik membuat proses evakuasi berlangsung cukup lama dan membutuhkan penanganan khusus.
Dokter hewan yang didatangkan ke lokasi akhirnya merekomendasikan tindakan penembakan bius agar sapi bisa dievakuasi dengan aman.
“Karena sapi dalam kondisi stres berat dan membahayakan, kami berkoordinasi dengan pimpinan dan akhirnya melibatkan BKSDA Jawa Timur serta dokter hewan dari Dinas Peternakan Lamongan untuk proses penembakan bius,” kata Teguh.
Setelah menunggu kedatangan obat bius dari Dinas Peternakan Lamongan, proses evakuasi akhirnya dilakukan pada malam hari. Dokter hewan Dr. Rajendra melakukan beberapa kali penembakan bius hingga sapi mulai melemah.
Petugas Damkar bersama warga kemudian berhasil mengamankan sapi tersebut sekitar pukul 00.27 WIB tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material.
Dalam proses penanganan ini, sejumlah unsur terlibat antara lain Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gresik Pos Kota, Dinas Pertanian Bidang Peternakan Kabupaten Gresik, RPH Pulopancikan, Dinas Peternakan Kabupaten Lamongan, BKSDA Jawa Timur, serta takmir masjid dan warga sekitar.(Kum)

