KABARKAN.ID I Mojokerto – Kebakaran besar melanda pabrik pengolahan ban bekas milik CV Indah Sentosa Ban di Jalan Bypass Km 2, Kelurahan Gununggedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Rabu (27/5/2026). Kobaran api yang muncul sejak siang menyebabkan kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi dan terlihat dari kejauhan.
Api pertama kali diketahui sekitar pukul 13.30 WIB dan dengan cepat membesar karena banyaknya material karet mudah terbakar di lokasi pabrik. Hingga sore hari, petugas pemadam kebakaran masih berjibaku melakukan proses pemadaman.
Salah satu petugas keamanan pabrik, Suwandi (50), mengaku tidak mengetahui pasti sumber awal kebakaran. Saat tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB, kondisi api sudah membesar dan sulit dikendalikan.
“Waktu saya datang, api sudah besar. Rekan saya, Yunus, lebih dulu meminta bantuan ke polisi dan petugas pemadam kebakaran,” ujar Suwandi.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Menurut Suwandi, seluruh aktivitas pabrik sedang libur sehingga tidak ada pekerja di dalam area saat kebakaran terjadi.
“Beruntung semua karyawan libur, jadi tidak ada korban,” katanya singkat.
Untuk mengendalikan api, petugas Damkar BPBD Kota Mojokerto bersama BPBD Kabupaten Mojokerto mengerahkan delapan unit mobil pemadam kebakaran secara bergiliran. Hingga pukul 17.00 WIB, api masih terlihat membakar tumpukan ban di area luar pabrik.
Komandan Regu Damkar Kota Mojokerto, Suyitno, mengatakan material ban bekas menjadi kendala utama dalam proses pemadaman. Sifat karet yang mudah terbakar membuat api cepat menjalar ke berbagai titik.
“Kendala air sebenarnya tidak ada. Namun karena barang-barang di sini sangat mudah terbakar, api cepat sekali membesar,” kata Suyitno.
Ia menyebut proses pemadaman telah mencapai sekitar 70 persen dan petugas masih fokus menjinakkan titik api yang tersisa.
Selain menghanguskan tumpukan ban bekas, kebakaran juga merusak sejumlah aset milik perusahaan, mulai dari mesin produksi, troli, diesel hingga forklift.
“Yang terbakar ada ban bekas, mesin, troli, diesel, termasuk forklift di dalam,” ungkapnya.
Kapolsek Magersari, Kompol Amat, memastikan tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Polisi juga masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran.
“Kami belum bisa memastikan apakah kebakaran dipicu korsleting listrik atau faktor lain. Semuanya masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya.
Penanganan lebih lanjut terkait penyelidikan dan penyidikan kebakaran dilimpahkan ke Polres Mojokerto Kota. (Had)

