KABARKAN.ID I Surabaya – Jelang laga panas menghadapi Persita Tangerang, Sabtu (4/4/2026) di Gelora Bung Tomo (GBT) lanjuta Super League 2025-2026, suasana di kubu Persebaya Surabaya justru diwarnai tanda tanya besar soal kondisi pemain. Bukan sekadar strategi, kali ini kesehatan skuad seakan menjadi lawan tak terlihat yang harus ditaklukkan.
Pelatih Bernardo Tavares dibuat waspada setelah melihat kondisi tim dalam sepekan terakhir yang belum sepenuhnya pulih. Sejumlah pemain kunci masih berkutat dengan cedera, bahkan ada yang baru kembali merumput di sesi latihan terbaru.
“Situasinya belum ideal. Beberapa pemain masih cedera, ada juga yang baru kembali latihan hari ini. Kami berharap kondisi mereka lebih baik dibanding pertandingan terakhir,” ungkapnya, Kamis (2/4/2026).
Ruang perawatan pun menjadi titik paling sibuk di tengah persiapan. Para pilar Bajol Ijo harus melewati proses pemulihan bertahap, berpacu dengan waktu sebelum pertandingan penting tiba.
Di tengah keterbatasan itu, Tavares tak punya banyak pilihan selain memutar otak. Program latihan disusun lebih fleksibel, menyesuaikan kondisi fisik pemain, sambil tetap menjaga ritme tim agar tidak kehilangan tajinya.
Bersama tim medis, pelatih berpaspor Portugal ini terus menggenjot proses pemulihan. Targetnya jelas yakni mengembalikan kecepatan, stamina, dan kebugaran pemain agar tetap kompetitif saat laga penentuan.
Pertandingan ini bukan sekadar laga biasa. Persebaya yang saat ini tertahan di peringkat ketujuh, wajib meraih poin untuk mengejar Persita Tangerang yang berada di posisi kelima.
Dengan kondisi skuad yang belum sepenuhnya fit, duel ini berpotensi menjadi ujian sesungguhnya bagi mental dan kedalaman tim Bajol Ijo. Bukan hanya soal taktik, tapi siapa yang paling siap bertahan di tengah tekanan.*(Dan)













