KABARKAN.ID I Gresik – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, suasana pasar di Gresik mendadak lebih hangat dari biasanya. Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, turun langsung ke lapangan, menyapa pedagang satu per satu, sekaligus memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap aman.
Didampingi Kepala Dinas Koperindag Gresik, Darmawan, serta jajaran Satgas Pangan dan Satpol PP, sidak dilakukan di sejumlah titik penting mulai dari Pasar Baru Gresik, ritel modern Superindo, hingga Rumah Potong Hewan (RPH).
Tak sekadar memantau, kehadiran Kapolres juga memberi rasa tenang bagi para pedagang dan pembeli. Dari hasil pengecekan, kabar baiknya: stok bahan pokok masih aman dan mencukupi hingga Lebaran.
Meski begitu, ada sedikit “bumbu pedas” di pasar. Harga cabai dan bawang mengalami kenaikan akibat cuaca ekstrem dan tingginya curah hujan yang memengaruhi hasil panen. Namun secara umum, harga kebutuhan pokok masih tergolong stabil dan tetap berada di bawah batas Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Kami pastikan stok aman dan distribusi lancar. Masyarakat tidak perlu khawatir menghadapi Lebaran,” ujar Darmawan.
Hal senada ditegaskan Kapolres Gresik. Ia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying atau belanja berlebihan.
“Stok masih cukup. Tidak perlu panik. Kami juga mengingatkan pedagang agar tetap mengikuti aturan HET demi menjaga stabilitas harga,” tegas AKBP Ramadhan Nasution.
Kabar baik juga datang dari sektor daging. Hasil pemantauan di Rumah Potong Hewan menunjukkan pasokan daging sapi dan unggas dalam kondisi aman. Pemerintah daerah bahkan telah menyiapkan tenaga tambahan untuk menjaga kelancaran suplai selama momen Lebaran.
Adapun harga rata-rata bahan pokok di Gresik saat ini antara lain: Beras premium: Rp14.900/kg, Beras medium: Rp12.600/kg, Cabai rawit: Rp90.000/kg, Bawang merah: Rp35.000/kg, Telur: Rp29.000/kg, Daging ayam: Rp44.000/kg dan Daging sapi: Rp113.000/kg.
Secara keseluruhan, harga masih dalam batas wajar meski ada sedikit fluktuasi pada beberapa komoditas.
Dengan pengawasan ketat dari pemerintah daerah dan aparat kepolisian, masyarakat Gresik diharapkan dapat menjalani Idul Fitri dengan tenang, tanpa kekhawatiran soal kebutuhan pokok.*(Kum)













