KABARKAN.ID I Bojonegoro – Surabaya Samator tak ingin sekadar menjadi tuan rumah. Di GOR Utama Bojonegoro, 12–15 Februari 2026, mereka membawa satu misi tegas: menyapu bersih dua laga dan mengembalikan marwah sebagai kekuatan besar Proliga.
Setelah melalui rangkaian laga tandang yang menguras energi di putaran sebelumnya, Samator kini bersiap menjadikan Bojonegoro sebagai titik balik. Seri ketiga putaran kedua Proliga 2026 menjadi momentum krusial bagi tim putra kebanggaan Kota Pahlawan tersebut.
Dua lawan berat sudah menanti. Kamis (12/2/2026), Samator akan membuka laga kandang menghadapi Jakarta LavAni Livin’ Transmedia. Tiga hari berselang, Minggu (15/2/2026), Medan Falcons Tirta Bhagasasi siap menantang.
Manajer Surabaya Samator, Hadi Sampurno, menegaskan bahwa bermain di depan pendukung sendiri harus menjadi energi tambahan, bukan beban.
“Target kami jelas, memenangkan dua pertandingan di kandang. Ini momentum yang tidak boleh hilang. Bermain di Bojonegoro adalah kesempatan bagi para pemain untuk menunjukkan kualitasnya di hadapan publik sendiri,” tegas Hadi dalam konferensi pers, Rabu (11/2/2026).
Namun, yang membuat misi ini terasa berbeda adalah filosofi yang tetap dipegang Samator. Di tengah tren instanisasi pemain bintang, klub ini memilih bertahan pada jalur pembinaan. Mayoritas skuad dihuni talenta hasil didikan sendiri—sebuah keputusan yang sarat makna jangka panjang.
“Fokus kami bukan hanya hasil musim ini, tapi regenerasi. Kami percaya pemain-pemain binaan sendiri mampu bersaing di level tertinggi. Ini investasi masa depan klub,” tambah Hadi.
Di luar lapangan, kesiapan penyelenggaraan juga tak kalah serius. Ketua Panitia Pelaksana, Imam Gozali, memastikan seluruh infrastruktur GOR Utama Bojonegoro telah memenuhi standar Proliga.
Mulai dari kualitas lapangan, ruang ganti pemain, hingga fasilitas penonton, semuanya telah diverifikasi dan siap digunakan. Panitia juga menegaskan komitmen terhadap keamanan dan kenyamanan suporter.
“Kami menjual tiket sesuai kapasitas resmi gedung. Tidak akan ada penambahan kuota. Keamanan dan kondusivitas pertandingan menjadi prioritas utama,” jelas Imam.
Sementara itu, Wakil Ketua Proliga, Reginald Nelwan, memberikan apresiasi atas kesiapan Bojonegoro sebagai tuan rumah. Profesionalisme kompetisi, menurutnya, tetap menjadi standar utama musim ini.
Seluruh pertandingan akan disiarkan langsung melalui Moji TV dan platform Vidio, memastikan pecinta voli di seluruh Indonesia dapat menyaksikan setiap reli dan set penentuan.
Tak hanya itu, sistem Video Challenge tetap diterapkan demi menjaga transparansi dan akurasi keputusan wasit.
“Video challenge adalah standar wajib Proliga. Ini bagian dari komitmen kami menjaga kualitas dan fairness kompetisi,” ujar Reginald.
Kini, panggung telah siap. Tekad sudah bulat. Tinggal bagaimana Samator menjawabnya di lapangan: apakah Bojonegoro benar-benar menjadi saksi kebangkitan mereka.*(Dan)
Jadwal Kamis (12/2/2026):
Jam 16.00 WIB: Jakarta Electric PLN Mobile vs Medan Falcons (putri)
Jam 19.00 WIB: Jakarta LavAni Livin’ Mandiri vs Surabaya Samator (putra)













