KABARKAN.ID I Lamongan – Persela Lamongan menunjukkan karakter khasnya dengan menaklukkan Persiba Balikpapan 1-0 pada lanjutan Liga Pegadaian Championship Grup 2 di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (4/1/2026) malam. Gol tunggal dicetak Hambali Tolib pada menit ke-47, hanya dua menit setelah babak kedua dimulai.
Kemenangan ini terasa istimewa karena Persela harus bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-34, setelah Yoga Wahyu Pratama menerima kartu merah akibat pelanggaran keras terhadap Lorensius Amanat Sabda. Meski kalah jumlah pemain, Laskar Joko Tingkir mampu menahan gempuran Persiba dan mengamankan tiga poin penting.
Di awal laga, Persela Lamongan sudah menunjukkan permainan yang ofensif. Beberapa peluang untuk membuka kran gol terjadi di menit 16 dan 25 oleh Hambali Tholib. Tak berlangsung lama, giliran Persiba nyaris membuka skor menit 30.
Namun petaka terjadi bagi Persela, menit 34, setelah Yoga Wahyu Pratama menerima kartu merah harus diusir wasit. Hingga laga babak pertama berakhir, skor masih sama 0-0.
Memasuki babak kedua, Persela tetap menjalankan taktik menyerang meski bermain dengan 10 pemain, hasilnya menit 47, Hambali Tolib sukses membuka gol, skor berubah 1-0 bagi Persela Lamongan. Bukannya tanpa perlawanan, Persiba Balikpapan beberapa kali melakukan percobaan, namun selalu gagal menyamakan skor. Hingga akhir babak kedua, skor tetap 1-0 bagi kemenangan Persela.
Tambahan poin ini membawa Persela menembus posisi empat besar dengan 24 poin sekaligus menjadi awal positif bagi pelatih baru, Bima Sakti, yang baru beberapa hari memimpin tim. Sebelumnya, Persela melewati tiga laga tanpa hasil maksimal, dengan dua kekalahan dan satu imbang.
Sementara itu, Persiba Balikpapan masih terjebak dalam tren negatif. Kekalahan ini memperpanjang catatan tanpa kemenangan menjadi enam laga dan membuat posisi mereka tetap di peringkat 7 Grup 2 dengan 11 poin, hanya unggul tiga poin dari Persiku Kudus di posisi 8. Meski berusaha keras mengejar ketertinggalan, upaya Beruang Madu tak membuahkan hasil hingga peluit panjang dibunyikan. (Kum)













