KABARKAN.ID I Sidoarjo – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, arus mudik mulai terasa lebih awal di Terminal Purabaya Bungurasih, Kabupaten Sidoarjo. Sejumlah penumpang tampak memadati area keberangkatan bus pada Rabu, (11/3/2026), memilih pulang kampung lebih cepat untuk menghindari lonjakan penumpang saat puncak arus mudik.
Aktivitas di terminal terbesar di Jawa Timur ini perlahan meningkat. Para pemudik terlihat memenuhi jalur keberangkatan bus antar kota dalam provinsi (AKDP) maupun antar kota antar provinsi (AKAP).
Banyak dari mereka sengaja berangkat lebih awal demi perjalanan yang lebih nyaman tanpa harus berdesakan saat mendekati Lebaran.
Humas Terminal Purabaya, Sarah, mengatakan pihak terminal telah menyiapkan lebih dari seribu armada bus untuk melayani pemudik menuju berbagai daerah di Indonesia.
Menurutnya, selain armada reguler, sejumlah bus cadangan juga telah disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.
“Kami sudah berkoordinasi dengan para PO bus untuk menyiapkan armada tambahan sebagai antisipasi jika terjadi lonjakan penumpang,” ujarnya.
Tidak hanya armada, pengelola terminal juga memastikan keamanan dan kelayakan kendaraan melalui pemeriksaan rutin atau ramp check pada setiap bus yang akan beroperasi.
“Setiap hari kami melakukan ramp check untuk memastikan seluruh armada dalam kondisi aman dan layak jalan,” terangnya.
Pihak terminal memprediksi jumlah pemudik akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan seiring semakin dekatnya Hari Raya Idulfitri. Karena itu, masyarakat diimbau merencanakan perjalanan dengan baik dan tetap mematuhi aturan keselamatan selama perjalanan.
Selain itu, pemudik juga diminta memanfaatkan berbagai fasilitas yang tersedia di terminal, seperti ruang istirahat, toilet, hingga warung makan, guna menambah kenyamanan selama menunggu keberangkatan.
Terminal Purabaya juga telah menyiapkan petugas keamanan dan pelayanan untuk membantu penumpang yang membutuhkan informasi maupun bantuan selama berada di area terminal.
“Dengan persiapan yang matang, Terminal Purabaya siap melayani masyarakat yang akan mudik serta memastikan perjalanan berlangsung aman dan nyaman,” tambah Sarah.
Salah satu pemudik, Sri Asih, mengaku sengaja pulang kampung lebih awal menuju Klaten, Jawa Tengah, untuk menghindari kepadatan arus mudik.
“Mudik sekarang supaya tidak berdesakan. Kalau terlalu ramai bisa bikin pusing dan stres. Jadi lebih baik berangkat sekarang, lebih aman dan nyaman,” ujarnya.*(Dan)













