KABARKAN.ID I Surabaya – Rekor impresif 13 pertandingan tanpa kekalahan Persebaya Surabaya akhirnya terhenti. Bajol Ijo julukan Persebaya dipaksa menyerah 1-2 dari Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (14/2/2026).
Sejak kick-off, Persebaya langsung tampil agresif. Peluang pertama hadir di menit awal lewat tendangan bebas Gali Freitas, namun masih mampu ditepis kiper lawan. Bhayangkara merespons di menit ke-8 melalui sepakan Moussa Sidibe yang bisa diamankan Andhika Ramadhani.
Laga berjalan sengit dengan jual beli serangan. Namun kebuntuan pecah di menit ke-25. Bhayangkara sukses mencuri keunggulan lewat tandukan Privat Mbarga yang memanfaatkan umpan tendangan bebas Sidibe. Skor menjadi 0-1.
Tersengat gol tersebut, Persebaya meningkatkan intensitas serangan. Sundulan Rachmat Irianto di menit ke-30 belum menemui sasaran. Peluang emas juga didapat Milos Raickovic jelang turun minum, tetapi sepakan kerasnya melebar tipis.
Alih-alih menyamakan skor, Persebaya justru kembali kebobolan di masa injury time babak pertama. Sidibe mencetak gol kedua Bhayangkara di menit 45+2 usai memanfaatkan kelengahan lini belakang tuan rumah. Skor 0-2 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, pelatih Bernardo Tavares langsung melakukan perubahan dengan memasukkan Catur Pamungkas. Persebaya tampil lebih menekan dalam 10 menit awal, namun rapatnya pertahanan Bhayangkara membuat sejumlah peluang gagal berbuah gol.
Raickovic dan Mihailo Perovic sempat mengancam, tetapi penyelesaian akhir belum maksimal. Gol yang ditunggu akhirnya lahir di menit ke-64. Perovic sukses memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 lewat sepakan keras usai menerima assist Gali Freitas.
Setelah gol tersebut, Bajol Ijo semakin gencar menekan. Tendangan bebas Francisco Rivera hingga peluang jarak dekat Rachmat Irianto belum mampu mengubah keadaan.
Tavares bahkan menerapkan strategi all-out attack dengan memasukkan sejumlah pemain muda dan menjadikan Leo Lelis sebagai penyerang dadakan di menit-menit akhir. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-2 tetap bertahan.
Hasil ini menjadi pukulan telak bagi Persebaya yang harus merelakan tiga poin dibawa pulang Bhayangkara sekaligus mengakhiri catatan tak terkalahkan mereka di kandang sendiri.*(Dan)













