Close Menu
Kabarkan.idKabarkan.id
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Kabarkan.idKabarkan.id
    Facebook X (Twitter) Instagram
    7 Juni 2026 12:15
    • Kabar Jatim
    • Hukum & Peristiwa
    • Ekonomi & Kesehatan
    • Politik & Nasional
    • Olahraga
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    Kabarkan.idKabarkan.id

    Petrokimia Gresik Bangun Tangki Asam Sulfat Perkuat Produksi NPK Nasional

    RedaksiRedaksi16/01/2026 Ekonomi & Kesehatan
    Facebook Twitter WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter WhatsApp

    KABARKAN.ID I Gresik – PT Petrokimia Gresik, anggota holding Pupuk Indonesia, memulai pembangunan fasilitas tangki asam sulfat guna memperkuat ketersediaan bahan baku pupuk majemuk NPK di dalam negeri. Proyek strategis ini ditandai dengan seremoni peletakan batu pertama (ground breaking) yang dilakukan Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN Aminuddin Ma’ruf bersama Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob.

    Aminuddin Ma’ruf menyampaikan bahwa penguatan sektor pangan nasional sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Menurutnya, upaya yang dilakukan Pupuk Indonesia Group, termasuk Petrokimia Gresik, berkontribusi signifikan dalam percepatan pencapaian swasembada pangan nasional yang ditargetkan terealisasi pada 2025.

    Ia menegaskan, pembangunan tangki asam sulfat tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional, terutama di tengah dinamika geopolitik global yang tidak menentu. Kemandirian pasokan bahan baku pupuk dinilai krusial untuk menjamin keberlanjutan sektor pertanian nasional.

    Baca Juga:  Distribusi Hewan Kurban Petrokimia Gresik Sasar Warga dan Tenaga Outsourcing

    Sementara itu, Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob menjelaskan bahwa asam sulfat merupakan salah satu bahan baku utama dalam proses produksi pupuk NPK. Keberadaan tangki baru ini diharapkan mampu menjamin keberlangsungan dan stabilitas produksi pupuk majemuk ke depan.

    “Pembangunan tangki asam sulfat ini akan memperkuat pasokan bahan baku pupuk NPK nasional. Dengan demikian, Petrokimia Gresik dapat meningkatkan kontribusi dalam mendukung swasembada pangan secara berkelanjutan melalui penyediaan pupuk berkualitas,” ujar Daconi, Kamis(15/1/2026).

    Sebagai pionir pupuk majemuk di Indonesia sejak 2000, Petrokimia Gresik saat ini memiliki kapasitas produksi NPK mencapai 2,7 juta ton per tahun, menjadikannya produsen pupuk majemuk terbesar di Tanah Air. Penambahan fasilitas penyimpanan ini diyakini dapat mendukung peningkatan kapasitas produksi dan menjaga ketersediaan pupuk bagi petani.

    Baca Juga:  Dirut Petrokimia Gresik Raih Best CEO Visionary Leadership di Anugerah BUMN 2026

    Proyek pembangunan tangki asam sulfat berlokasi di kawasan industri Petrokimia Gresik, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, tepatnya di area reklamasi tahap III seluas tiga hektare. Dua unit tangki akan dibangun dengan kapasitas masing-masing 20.000 ton. Dengan demikian, total kapasitas penyimpanan asam sulfat perusahaan akan meningkat menjadi 100.000 ton setelah proyek beroperasi.

    Pembangunan fasilitas tersebut ditargetkan rampung dan mulai beroperasi pada Mei 2027 dengan waktu pengerjaan sekitar 18 bulan. Daconi menegaskan bahwa pelaksanaan proyek mengedepankan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta perlindungan lingkungan.

    “Seluruh proses pembangunan dilakukan dengan standar K3 yang ketat. Kami juga telah menyiapkan kerja sama penanganan kondisi darurat dengan Rumah Sakit Petrokimia Gresik serta memastikan proyek ini ramah lingkungan,” tutupnya.*(Kum)

     

    bahan baku pupuk Daconi Khotob Direktur Utama Petrokimia Gresik fasilitas tangki asam sulfat PT Petrokimia Gresik
    Share. Facebook Twitter WhatsApp

    Berita Terkait

    Konsisten Jalankan TJSL dan ESG, Petrokimia Gresik Raih Penghargaan Tertinggi CSR 2026

    02/06/2026

    BPJS Kesehatan Beri Kelonggaran, Tunggakan JKN Bisa Dicicil hingga 36 Bulan

    31/05/2026

    Distribusi Hewan Kurban Petrokimia Gresik Sasar Warga dan Tenaga Outsourcing

    27/05/2026
    KABAR TERKINI
    • Empat SPPG Gresik Kembali Aktif Setelah Lengkapi IPAL Sesuai Standar BGN
    • Bruno Moreira Hengkang dari Persebaya: Tak Ada yang Lebih Besar dari Tim
    • Misi Dagang Jatim-Sulut Tembus Rp1,88 Triliun, Naik Tajam dari 2022
    • Gedung Islamic Center Jadi Pusat Ekonomi Rakyat, Karang Taruna Gresik Siap Ambil Peran
    • Kebakaran Serbuk Kayu di Kawasan Industri Menganti Gresik, Diduga Dipicu Cuaca Panas
    TERPOPULER
    1
    Menghadap BK DPRD Gresik, Syahrul Munir Jelaskan Kronologi Lengkap Kasus Pedagang Semambung
    2
    Strategi Baru Pemkab Gresik, Bunda Puspa Diperluas demi Percepat Penurunan Kemiskinan
    3
    Heboh Ular Piton Muncul di Kantor Pelayanan Publik Gresik, Ini Kronologinya
    4
    Match For Goodness, Komunitas Persebaya ABG dan Allegiant Bangkitkan UMKM
    5
    Dua Pengedar Sabu Jaringan Suramadu Ditangkap Polres Gresik, Barang Bukti 209 Gram
    • Facebook
    • Instagram
    • WhatsApp
    • TikTok
    © 2026 kabarkan.id. Designed by kabarkan.id.
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Iklan & Kerjasama

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.