KABARKAN.ID I Gresik – Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, aroma rempah tajam menyeruak dari dapur FAI Food di Gresik. Bukan sate atau gule yang paling diburu pembeli, melainkan bagian kepala dan kaki kambing.
Di saat banyak orang memilih menu aman untuk berbuka, rumah makan yang berlokasi di seberang Jalan Raya Cerme, Desa Ngabetan, Kecamatan Cerme ini justru kebanjiran pesanan kepala kambing utuh. Dalam sehari, 15 hingga 20 kepala kambing bisa habis terjual.
Menu kuliner kepala kambing diolah dalam berbagai varian seperti rica-rica, pedas dower, tongseng, gulai, hingga bumbu merah. Rempahnya meresap kuat, dagingnya empuk, dan yang paling penting bagi pelanggan, tanpa bau prengus yang sering jadi kekhawatiran.
Fenomena ini bukan tanpa sebab, Ramadan identik dengan sajian kuliner kaya rasa dan penuh bumbu sebagai pelepas dahaga setelah seharian berpuasa.
Di sinilah olahan kambing menemukan momennya. Selain kepala, tersedia pula sate kambing, tengkleng iga, gule, oseng kikil, hingga rica-rica kaki kambing.
Harga yang ditawarkan pun relatif terjangkau. Menu per porsi dibanderol mulai Rp25 ribu hingga Rp75 ribu. Kepala kambing utuh dijual Rp200 ribu.
Sementara paket lengkap berisi kepala kambing, sate, kaki kambing, tongseng iga, dan gule dibanderol Rp350 ribu cukup untuk santap keluarga saat buka bersama atau sahur.
Salah satu pelanggan, Willy Abra (33), rela datang dari Benjeng ke Cerme setelah melihat promosi di media sosial. Rasa penasaran membawanya mencicipi langsung.
“Awalnya tahu dari media sosial. Penasaran, ternyata rasanya enak, dagingnya empuk dan tidak berbau,” ujarnya.
Bagi Fairus, sang pemilik, usaha ini berawal dari kecintaannya pada kuliner kambing. Ia melihat peluang dari penggemar kambing yang mencari sensasi rasa berbeda, terutama menjelang Ramadan.
“Pada hari biasa, rumah makan ini buka pukul 09.00 hingga 22.00 WIB. Khusus Ramadan, operasional dimulai pukul 16.00 WIB hingga waktu sahur,” ujarnya.
Di tengah maraknya tren kuliner kekinian, kepala kambing di Cerme justru membuktikan bahwa hidangan tradisional dengan racikan rempah yang tepat tetap punya tempat istimewa di hati penikmatnya terutama saat Ramadan tiba.*(Kum)













