Close Menu
Kabarkan.idKabarkan.id
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Kabarkan.idKabarkan.id
    Facebook X (Twitter) Instagram
    30 Mei 2026 15:53
    • Kabar Jatim
    • Hukum & Peristiwa
    • Ekonomi & Kesehatan
    • Politik & Nasional
    • Olahraga
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    Kabarkan.idKabarkan.id

    Petrokimia Gresik Perkuat Pasokan Sulfur di Tengah Gejolak Timur Tengah

    RedaksiRedaksi01/04/2026 Ekonomi & Kesehatan
    Facebook Twitter WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter WhatsApp

    KABARKAN.ID I Bali – Petrokimia Gresik, anggota holding Pupuk Indonesia, memperkuat strategi pengamanan pasokan sulfur sebagai komoditas vital bagi industri pupuk dan kimia nasional. Langkah ini dilakukan di tengah dinamika geopolitik kawasan Timur Tengah yang berpotensi mengganggu rantai pasok global.

    Komitmen tersebut disampaikan Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, saat menjadi pembicara dalam Argus Fertilizer Asia Conference 2026 yang digelar di Bali, Selasa (31/3/2026) kemarin.

    “Sekitar 33 persen perdagangan sulfur dunia atau setara 20 juta ton per tahun berasal dari kawasan Teluk Persia. Sementara Indonesia masih mengimpor lebih dari 75 persen kebutuhan sulfur dari Timur Tengah. Konflik geopolitik dan gangguan logistik global tentu dapat memengaruhi harga serta pasokan,” ujar Daconi.

    Di sisi lain, kebutuhan asam sulfat nasional terus menunjukkan tren peningkatan dan kini mencapai sekitar 19 juta ton per tahun. Permintaan terbesar datang dari sektor pupuk serta industri hilirisasi mineral, khususnya nikel, yang menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat permintaan sulfur global.

    Baca Juga:  Berkat Inovasi Lingkungan, Petrokimia Gresik Sabet Predikat The Best IGA 2026

    Dalam konteks tersebut, Petrokimia Gresik tidak hanya berperan sebagai bagian dari rantai pasok, tetapi juga menjadi solusi bagi industri dalam negeri. Perusahaan ini memiliki fasilitas produksi asam sulfat dengan kapasitas mencapai 1,8 juta ton per tahun yang terintegrasi dengan proses produksi pupuk dan bahan kimia lainnya.

    “Kami memiliki fasilitas pengolahan sulfur menjadi asam sulfat yang terintegrasi dengan produksi pupuk. Ini menjadi kontribusi nyata dalam memperkuat pasokan bahan baku industri domestik,” jelasnya.

    Menghadapi ketidakpastian global, perusahaan mengintensifkan strategi pengamanan pasokan melalui penguatan rantai pasok dan optimalisasi kapasitas produksi dalam negeri. Sejumlah langkah strategis yang dilakukan meliputi diversifikasi sumber pasokan sulfur, penguatan kontrak jangka panjang untuk menjaga stabilitas harga, serta peningkatan infrastruktur penyimpanan dan distribusi.

    Langkah tersebut dinilai krusial mengingat sulfur dan asam sulfat merupakan bahan baku utama dalam produksi pupuk fosfat dan NPK, serta digunakan luas dalam berbagai sektor industri seperti pengolahan logam, pengolahan air, hingga industri kimia.

    Baca Juga:  Di Tengah 300 Ribu Kecelakaan Kerja, SIG Cetak Zero Fatality 2025

    Lebih lanjut, Daconi menyoroti meningkatnya peran Indonesia sebagai pusat permintaan sulfur global. Hal ini didorong oleh kebijakan hilirisasi mineral, ekspansi rantai pasok baterai nikel seiring pertumbuhan kendaraan listrik, serta penerapan regulasi lingkungan yang semakin ketat.

    Menurutnya, kebutuhan sulfur juga meningkat signifikan dalam proses high-pressure acid leaching (HPAL), yang digunakan dalam pengolahan nikel untuk bahan baku baterai kendaraan listrik.

    Di tengah dinamika tersebut, Petrokimia Gresik menegaskan fokus utamanya adalah menjaga stabilitas pasokan dan produksi agar kebutuhan pupuk nasional tetap terpenuhi.

    “Kami terus mengoptimalkan penguatan rantai pasok dan kapasitas domestik, sehingga produksi pupuk nasional tetap terjaga sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan,” ujar Daconi.

    Argus Fertilizer Asia Conference 2026 Daconi Khotob Direktur Utama Petrokimia Gresik petrokimia Gresik
    Share. Facebook Twitter WhatsApp

    Berita Terkait

    Distribusi Hewan Kurban Petrokimia Gresik Sasar Warga dan Tenaga Outsourcing

    27/05/2026

    Program CSR JIIPE Peduli, BKMS dan Tenant Bagikan Hewan Kurban di Gresik

    27/05/2026

    Delapan Tim Petrokimia Gresik Raih Predikat 5 Stars di ICC-OSH 2026

    26/05/2026
    KABAR TERKINI
    • Cetak 13 gol di Persebaya, Gelandang Meksiko ini Teken Kontrak 3 Tahun
    • Gresik Pertahankan WTP 11 Kali Berturut-turut, Bukti Konsistensi Tata Kelola Keuangan
    • Dua Pengedar Sabu Jaringan Suramadu Ditangkap Polres Gresik, Barang Bukti 209 Gram
    • Momentum Idul Adha 1447 H, Gressmall dan ASTON Gresik Perkuat Kepedulian Sosial
    • Suara dari Dasar Sumur! Kucing Hilang 4 Hari di Gresik Akhirnya Diselamatkan Damkar
    TERPOPULER
    1
    Match For Goodness, Komunitas Persebaya ABG dan Allegiant Bangkitkan UMKM
    2
    Razia Mendadak di Rutan Medaeng, Petugas Sita Handphone hingga Barang Terlarang
    3
    Rokok Ilegal di Gresik Kian Masif, Bupati: Anggaran Kesehatan dan Beasiswa Terancam
    4
    Dua Pengedar Sabu Jaringan Suramadu Ditangkap Polres Gresik, Barang Bukti 209 Gram
    5
    Panggung Inklusif Penuh Inspirasi saat Anniversary El-Ghani di Gressmall Gresik
    • Facebook
    • Instagram
    • WhatsApp
    • TikTok
    © 2026 kabarkan.id. Designed by kabarkan.id.
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Iklan & Kerjasama

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.