KABARKAN.ID I Surabaya – Ketua Umum Muhammad Mardiono meminta kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Timur memperkuat strategi elektoral partai menjelang Pemilu 2029. Hal itu disampaikan dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) PPP Jawa Timur yang digelar di Surabaya.
Dalam kesempatan tersebut, Mardiono menyoroti hasil Pemilu 2024 yang membuat PPP gagal lolos ke DPR RI. Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi bahan evaluasi bersama agar tidak terulang pada pemilu berikutnya.
Ia menyebut kegagalan PPP masuk parlemen sebagai “kecelakaan politik” yang perlu dipelajari secara serius oleh seluruh kader partai.
“Suara PPP di tingkat kabupaten/kota sebenarnya mencapai sekitar 8,6 juta. Namun di tingkat provinsi turun menjadi lebih dari 6 juta, dan di tingkat pusat kembali berkurang hingga tidak mencapai ambang batas parlemen,” kata Mardiono, Rabu (12/3/2026).
Ia menambahkan, selisih suara untuk menembus parlemen sebenarnya tidak terlalu besar.
“Kurangnya hanya sekitar 130 ribu suara. Sementara di Jawa Timur saja kehilangan suara mencapai 300 ribu,” ujarnya.
Meski demikian, Mardiono menegaskan bahwa dirinya tidak ingin menyalahkan kader atau pihak lain atas hasil tersebut. Ia meminta seluruh kader menjadikannya sebagai pelajaran untuk memperbaiki strategi politik ke depan.
“Kita tidak ingin larut pada masa lalu, tapi fokus menatap masa depan,” katanya.
Mardiono menekankan bahwa keberhasilan partai dalam pemilu sangat ditentukan oleh kekuatan elektoral.
“Yang dibutuhkan untuk memenangkan pemilu adalah elektoral, bukan sosial,” tegasnya.
Ia juga mendorong kader PPP untuk melakukan transformasi strategi politik. Pasalnya, pemilih pada pemilu mendatang diperkirakan akan didominasi generasi milenial dan generasi Z yang jumlahnya mencapai 60–70 persen.
Karena itu, kader PPP diminta mampu menyesuaikan pendekatan politik agar tetap relevan dengan pemilih muda.
Melalui Muswil PPP Jawa Timur ini, Mardiono berharap lahir kepemimpinan yang mampu memperkuat soliditas partai serta meningkatkan sinergi kerja politik dari tingkat akar rumput hingga pusat.*(Had)













