KABARKAN.ID I Lamongan – Banjir setinggi hampir satu meter akibat Bengawan Jero tidak menghentikan semangat petugas Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Tiwet untuk memastikan anak-anak tetap mendapatkan makanan bergizi.
Ratusan ompreng MBG (Makan Bergizi Gratis) kini disalurkan menggunakan perahu, menembus genangan air di Desa Jelakcatur, Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan, Sabtu (17/1/2026).
Desa ini menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak banjir, membuat kendaraan operasional tak bisa melintas. Alhasil, tim SPPG harus menurunkan seluruh ompreng dari mobil dan menata ulang di atas perahu kayu.
“Untuk mencapai lokasi, kami harus mendayung sejauh 500 meter melalui air setinggi 80 sentimeter,” kata Agung, Asisten Laboratorium SPPG Tiwet.
Ia menekankan, setiap langkah di lapangan dilakukan dengan hati-hati agar makanan tetap aman dan higienis hingga sampai di tangan anak-anak.
“Dalam operasi kali ini, sekitar 120 ikat ompreng, total 300 porsi, berhasil disalurkan ke beberapa desa terdampak,” ujar Agung.
Meski kondisi lapangan menantang, SPPG Tiwet tetap berkomitmen memastikan program MBG bagi siswa berjalan tepat waktu, membuktikan bahwa semangat melayani tidak pernah surut, bahkan di tengah banjir.* (Had)


