Close Menu
Kabarkan.idKabarkan.id
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Kabarkan.idKabarkan.id
    Facebook X (Twitter) Instagram
    8 Juni 2026 14:52
    • Kabar Jatim
    • Hukum & Peristiwa
    • Ekonomi & Kesehatan
    • Politik & Nasional
    • Olahraga
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    Kabarkan.idKabarkan.id

    Demi Cegah Banjir, PMII Atas Langit Ajak Ketua DPRD Gresik Bersihkan Irigasi

    RedaksiRedaksi24/05/2026 Politik & Nasional
    Facebook Twitter WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter WhatsApp

    KABARKAN.ID I Gresik – Pemandangan tak biasa terlihat di saluran irigasi Desa Tebalo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Sabtu (23/5/2026). Ketua DPRD Gresik bersama puluhan aktivis mahasiswa dari PMII Atas Langit Daruttaqwa turun langsung ke aliran irigasi untuk membersihkan tumpukan eceng gondok dan sedimen lumpur yang menyumbat aliran air.

    Dengan mengenakan almamater biru-kuning khas PMII, para kader tampak berjibaku mengangkat eceng gondok, memangkas semak belukar, hingga mengeruk lumpur di sepanjang saluran irigasi.

    Aksi tersebut menjadi bagian dari gerakan peduli lingkungan yang diinisiasi Pengurus Komisariat (PK) PMII Atas Langit Daruttaqwa Gresik.

    Kegiatan itu turut dihadiri Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir, perwakilan Dinas PUTR dan DLH Kabupaten Gresik, Camat Manyar Hendriawan Susilo, perangkat Desa Tebalo, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, organisasi Gresik Putra Madura Bersatu, serta peserta Pelatihan Kader Dasar (PKD) ke-5 PMII Atas Langit Daruttaqwa.

    Ketua PK PMII Atas Langit Daruttaqwa Gresik M. Hadi Khoirur Roziqin mengatakan, aksi bersih-bersih tersebut bukan sekadar kerja bakti biasa, melainkan bentuk nyata kepedulian kader PMII terhadap persoalan lingkungan di masyarakat.

    Baca Juga:  Menghadap BK DPRD Gresik, Syahrul Munir Jelaskan Kronologi Lengkap Kasus Pedagang Semambung

    Menurutnya, kader PMII tidak hanya dituntut aktif dalam diskusi dan wacana intelektual, tetapi juga harus hadir memberikan solusi konkret terhadap persoalan ekologis di lapangan.

    “Memegang teguh salah satu nilai dasar pergerakan yakni menjaga hubungan harmonis dengan alam atau hablum minal ‘alam, kami mengajak kader dan peserta PKD turun langsung membantu masyarakat membersihkan saluran irigasi pertanian di Desa Tebalo,” ujar Hadi.

    Ia menjelaskan, keberadaan eceng gondok dan sedimentasi lumpur selama ini menyebabkan aliran air tidak lancar dan berpotensi memicu banjir saat musim hujan.

    Selain memperlancar distribusi air, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

    “Harapan kami, aksi ini bisa menumbuhkan kesadaran bersama agar masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sehingga terhindar dari bencana alam,” katanya.

    Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir mengapresiasi langkah kader PMII yang dinilainya mampu menghadirkan kritik sosial dalam bentuk aksi nyata.

    Menurut Syahrul, gerakan seperti itu penting untuk terus dijaga di tengah meningkatnya persoalan lingkungan di wilayah perkotaan dan kawasan industri seperti Kabupaten Gresik.

    Baca Juga:  Sampah Menumpuk, DPRD Gresik Pilih “Gas” Energi Listrik dari Limbah

    “Aksi bersih-bersih ini merupakan kritik yang membangun bagi pemerintah. Saya berharap gerakan peduli lingkungan seperti ini tidak berhenti di sini dan terus berlanjut,” ujarnya.

    Politisi muda tersebut menegaskan bahwa persoalan kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau petugas kebersihan semata, melainkan tanggung jawab seluruh masyarakat.

    “Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama, karena kita semua adalah produsen dan konsumen lingkungan,” tegasnya.

    Sementara itu, Camat Manyar Hendriawan Susilo menilai kegiatan yang digagas PMII Atas Langit Daruttaqwa menjadi contoh gerakan sosial yang tidak hanya menyampaikan kritik, tetapi juga menawarkan solusi nyata.

    “Ini gerakan positif yang mendorong kepedulian terhadap lingkungan. Tidak hanya mengkritik, tetapi juga memberikan solusi konkret terhadap persoalan irigasi di Kecamatan Manyar,” jelas Hendriawan.

    Ketua Umum PC PMII Gresik M. Dafa Abie Almadhani berharap gerakan peduli lingkungan tersebut dapat menjadi budaya bersama di tengah meningkatnya persoalan ekologis di daerah industri.

    “Kami berharap gerakan peduli lingkungan ini menjadi budaya bersama agar ekosistem dan kebersihan saluran irigasi tetap terjaga untukgenerasi mendatang,” ujarnya. (Kum)

    Eceng gondok Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir PMII Gresik
    Share. Facebook Twitter WhatsApp

    Berita Terkait

    Menghadap BK DPRD Gresik, Syahrul Munir Jelaskan Kronologi Lengkap Kasus Pedagang Semambung

    04/06/2026

    PKB Jatim Tebar 571 Sapi dan 484 Kambing Kurban ke Pesantren dan Masyarakat

    28/05/2026

    Putusan MK Soal Kuota Perempuan Disambut DPRD Jatim, Parpol Terancam Diskualifikasi

    27/05/2026
    KABAR TERKINI
    • Setelah Ditinggal Bruno Moreira, Persebaya Surabaya Dikaitkan dengan 7 Pemain Baru
    • Hadiah Jutaan, Content Creator Festival 2026 USG Ajang bagi Kreator Muda
    • Panik Usai Salat Ada Ular Kobra di Rumah, Warga Domas Gresik Minta Bantuan Damkar
    • Empat SPPG Gresik Kembali Aktif Setelah Lengkapi IPAL Sesuai Standar BGN
    • Bruno Moreira Hengkang dari Persebaya: Tak Ada yang Lebih Besar dari Tim
    TERPOPULER
    1
    Menghadap BK DPRD Gresik, Syahrul Munir Jelaskan Kronologi Lengkap Kasus Pedagang Semambung
    2
    Strategi Baru Pemkab Gresik, Bunda Puspa Diperluas demi Percepat Penurunan Kemiskinan
    3
    Heboh Ular Piton Muncul di Kantor Pelayanan Publik Gresik, Ini Kronologinya
    4
    Match For Goodness, Komunitas Persebaya ABG dan Allegiant Bangkitkan UMKM
    5
    Dua Pengedar Sabu Jaringan Suramadu Ditangkap Polres Gresik, Barang Bukti 209 Gram
    • Facebook
    • Instagram
    • WhatsApp
    • TikTok
    © 2026 kabarkan.id. Designed by kabarkan.id.
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Iklan & Kerjasama

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.