KABARKAN.ID I Tuban – Menjelang Hari Raya Idul Adha, warga Kabupaten Tuban justru dilanda keresahan. Aksi pencurian hewan ternak marak terjadi, bahkan dalam satu malam, enam ekor sapi milik warga di dua kecamatan dilaporkan hilang digondol maling.
Peristiwa ini terjadi di Kecamatan Jenu dan Merakurak, Kamis (30/4/2026). Para pelaku diduga beraksi saat malam hari, menyasar kandang-kandang yang jauh dari pemukiman dan minim pengawasan.
Di Desa Temandang, Kecamatan Merakurak, seorang warga bernama Rifai (42) harus menelan kerugian besar setelah empat ekor sapi miliknya raib sekaligus. Sapi-sapi tersebut terdiri dari satu jantan dan tiga betina yang telah ia rawat selama bertahun-tahun.
Rifai baru menyadari ternaknya hilang saat hendak memberi pakan sekitar pukul 23.30 WIB. Ia mendapati kandang di ladangnya yang berjarak sekitar 2 kilometer dari rumah sudah kosong.
“Biasanya saya cek setiap malam, tapi tadi sudah tidak ada. Padahal sudah saya pelihara lama,” ujarnya.
Akibat kejadian ini, Rifai mengalami kerugian hingga sekitar Rp60 juta. Ia pun telah melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian.
Sementara itu, kasus serupa juga terjadi di Dusun Bogang, Desa Beji, Kecamatan Jenu. Dua ekor sapi milik warga setempat, yakni Kusnan dan Asih, juga hilang pada waktu yang diduga sama.
Kedua korban baru mengetahui kehilangan tersebut saat hendak memberi pakan pada pagi hari sekitar pukul 05.00 WIB. Padahal, kandang mereka berada dekat rumah, hanya berjarak sekitar 10 meter.
Kapolsek Jenu, AKP Darwanto, mengatakan korban sempat melakukan pencarian di sekitar lokasi, namun tidak menemukan jejak ternaknya.
“Mereka menduga sapi dicuri pada tengah malam. Kasus ini sudah dilaporkan dan sedang ditindaklanjuti,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).
Polisi kini tengah menyelidiki rangkaian pencurian ini, yang diduga saling berkaitan. Warga pun diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama menjelang Idul Adha, saat permintaan hewan ternak meningkat dan rawan dimanfaatkan pelaku kejahatan. (Had)













