KABARKAN.ID I Gresik – Bagi Rahmad Saleh (38) dan keluarganya, layanan kesehatan bukan lagi hal yang membebani finansial. Sejak terdaftar sebagai peserta Program Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Gresik, mereka merasakan perlindungan nyata dari pemerintah.
“Kami merasa lega begitu tahu bahwa kami menjadi penerima manfaat UHC. Semua administrasi untuk mengakses layanan kesehatan menjadi praktis, terutama lewat Aplikasi Mobile JKN,” ujar Rahmad.
Tahun ini menandai pelaksanaan tahun keempat Program UHC di Gresik. Program ini tidak hanya memastikan seluruh penduduk terdaftar dalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), tapi juga memberi akses layanan kesehatan komprehensif tanpa hambatan finansial—mulai dari promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif.
Menurut Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gresik, Janoe Tegoeh Prasetijo, pencapaian ini tidak lepas dari kolaborasi intens antara Pemkab Gresik, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Bappeda, dan seluruh stakeholder terkait. Hingga 1 Januari 2026, dari total 1.336.694 penduduk, sebanyak 1.335.573 jiwa sudah menjadi peserta JKN, dengan tingkat keaktifan 90,60%.
“Tercapainya UHC bukan akhir dari perjalanan. Kami terus mengupayakan transformasi mutu layanan, termasuk inovasi digital yang memudahkan warga mengakses layanan kapan saja dan di mana saja. Selain Mobile JKN, kami menghadirkan layanan administrasi via WhatsApp Pandawa dan Care Center 165 24 jam,” kataNYA, sELASA (27/1/2026).
Pemerintah Kabupaten Gresik pun berharap masyarakat terus mendukung Program JKN agar cakupan dan kualitas layanan tetap terjaga, serta memastikan semua warga mendapat perlindungan kesehatan yang layak.
Dengan dukungan semua pihak, Gresik menjadi contoh nyata bagaimana UHC bukan sekadar angka, tapi memberi dampak langsung pada kehidupan warga sehari-hari—menjadikan kesehatan lebih terjamin dan hidup lebih mudah bagi semua.
Kalau mau, saya bisa buat versi lebih “ringan dan human interest” lagi yang fokus pada cerita warga + pengalaman sehari-hari menggunakan aplikasi, supaya terasa lebih “mengalir” dan enak dibaca media online.*(Kum)













