KABARKAN.ID I Tulungagung – Yonif TP (Teritorial Pembangunan) 886/Panjalu Jayati resmi berdiri di bawah Komando Daerah Militer (Kodam) V/Brawijaya, menandai langkah strategis untuk memperkuat keamanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Komandan Yonif TP 886/Panjalu Jayati, Mayor Inf Mohammad Isa, menjelaskan, “Wilayah selatan Jawa Timur selama ini minim satuan infanteri. Kehadiran kami tidak hanya menjaga aset negara, tapi juga berkontribusi nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.”
Yonif TP 886/Panjalu Jayati mengusung misi ganda. Secara taktis, satuan ini tetap memegang fungsi tempur dengan kemampuan pertempuran darat jarak dekat. Namun, sisi teritorialnya justru menonjol: pengelolaan pangan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur di wilayah setempat.
Mayor Isa menambahkan, “Kami selaras dengan Program Astacita nomor 2, yang menitikberatkan pada pertahanan negara sekaligus mendorong kemandirian bangsa, termasuk swasembada pangan, kedaulatan energi air, serta pengembangan ekonomi hijau, biru, dan kreatif.”
Berbeda dengan batalyon konvensional, Yonif TP 886 dilengkapi dengan empat kompi produksi: peternakan, pertanian, konstruksi, dan kesehatan. Kompi kesehatan aktif memberikan layanan pengobatan gratis bagi warga Pucanglaban dan Kalidawir, sementara kompi konstruksi bersiap mendukung pembangunan infrastruktur bersama pemerintah daerah.
Yonif TP juga memanfaatkan 15 hektar lahan untuk penanaman tebu, mendukung produksi gula nasional dan swasembada pangan. Mayor Isa menegaskan, “Ke depan, kami akan bersinergi dengan masyarakat untuk meningkatkan ketahanan pangan di sektor pertanian dan peternakan.”
Markas Yonif TP 886 sedang dibangun di lahan 60 hektar, dengan progres saat ini mencapai 7 persen. Mayor Isa menargetkan seluruh fasilitas—dari rumah jaga hingga perumahan personel—selesai Desember 2026. Tantangan terbesar awalnya adalah ketersediaan air di wilayah berbukit, namun kini masalah itu hampir teratasi berkat dukungan pemerintah daerah.
Yonif TP 886 kini diperkuat 651 personel, mencakup sekitar 60 persen dari target total 1.190 personel. Dengan pendekatan gabungan antara pertahanan dan pemberdayaan masyarakat, Yonif TP 886/Panjalu Jayati menghadirkan model baru satuan militer yang peduli pada kesejahteraan rakyat.*(Had)













