KABARKAN.ID I Tulungagung – Modus pencurian dengan memanfaatkan atap bangunan kembali terjadi. Sebuah toko ritel modern di Dusun Jeli, Desa Jeli, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung, dibobol pelaku tak dikenal. Puluhan bungkus rokok berbagai merek raib, sementara plafon toko rusak parah.
Aksi pencurian ini diduga berlangsung menjelang subuh, sekitar pukul 04.22 WIB. Pelaku diduga masuk dengan cara memanjat tembok bagian belakang toko, lalu merusak atap dan plafon untuk mengakses bagian dalam bangunan.
Kasi Humas Polres Tulungagung, Ipda Nanang, mengatakan polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengungkap identitas pelaku serta menelusuri jejak yang ditinggalkan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (1/1/2026) dini hari, terungkap setelah seorang karyawan pramuniaga, Bima Saktiawan, menerima notifikasi dari sistem alarm internal perusahaan melalui grup WhatsApp. Alarm itu mengindikasikan adanya aktivitas mencurigakan di dalam toko sekitar pukul 04.25 WIB.
“Setelah menerima notifikasi, saksi melapor ke Polsek Karangrejo, lalu mengecek kondisi toko bersama rekannya,” ujar, Selasa (3/2/2026).
Saat tiba di lokasi Ipda Nanang melanjutkan, kedua karyawan mendapati kondisi toko dalam keadaan berantakan. Plafon di salah satu bagian bangunan terlihat berlubang, diduga menjadi jalur masuk pelaku.
Polisi juga menduga pelaku sempat melumpuhkan sistem alarm dan kamera pengawas (CCTV) sebelum menggasak barang dagangan.
Dalam aksinya, pelaku menyasar rokok berbagai merek yang memiliki nilai jual tinggi dan mudah dipindahkan. Usai beraksi, pelaku diduga melarikan diri melalui jalur yang sama, yakni lewat atap belakang toko.
Akibat kejadian tersebut, pihak pengelola toko mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp 3.454.500, termasuk kerusakan bangunan dan barang dagangan yang hilang.
Hingga kini, Satreskrim Polres Tulungagung masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku dan kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain.
“Kasus ini masih kami dalami, kami lakukan penyelidikan lebih dalam,” terang Ipda Nanang.*(Had)













