KABARKAN.ID I Gresik – Menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah 2026, Polres Gresik menggelar inspeksi mendadak (sidak) terhadap senjata api (senpi) dinas milik personel, Senin, 9 Maret 2026.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional aparat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Kabupaten Gresik, khususnya selama momentum mudik Lebaran.
Pemeriksaan dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution bersama jajaran Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) serta Bagian Logistik Polres Gresik.
Kegiatan tersebut menyasar puluhan senjata api dinas, baik laras pendek maupun laras panjang, yang dipegang oleh personel Polres hingga jajaran Polsek.
Setiap anggota yang memegang senjata api diwajibkan menunjukkan senpi dinas beserta kelengkapan administrasinya untuk diperiksa secara menyeluruh.
Pengecekan dilakukan secara detail dengan mencakup berbagai aspek penting, mulai dari kondisi fisik senjata, kelengkapan amunisi, hingga legalitas administrasi kepemilikan.
Petugas memeriksa kebersihan senjata serta memastikan seluruh mekanisme berfungsi dengan baik agar tidak menimbulkan kendala saat digunakan di lapangan. Selain itu, jumlah amunisi juga dihitung dan dicocokkan dengan data inventaris yang ada.
Tak hanya itu, masa berlaku Surat Izin Memegang Senjata Api (SIMSA) milik personel turut diperiksa untuk memastikan setiap anggota yang membawa senjata api telah memenuhi persyaratan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengawasan internal yang rutin dilakukan guna menjaga profesionalisme anggota di lapangan.
“Pengecekan ini merupakan bentuk pengawasan internal yang ketat. Kami ingin memastikan seluruh senjata api dalam kondisi baik serta personel yang memegangnya tertib secara administrasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemeriksaan tersebut juga menjadi bagian dari persiapan menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026, yakni operasi kepolisian terpusat yang digelar setiap tahun untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Idulfitri.
“Melalui kegiatan ini, Polres Gresik tidak hanya memastikan kesiapan alat material (almat), tetapi juga menekankan pentingnya disiplin dan tanggung jawab personel dalam penggunaan senjata api dinas,” terang AKBP Ramadhan.
Pengawasan tersebut diharapkan mampu meminimalisir potensi pelanggaran, mencegah penyalahgunaan senjata api, serta memastikan penggunaan kekuatan oleh aparat tetap terukur dan sesuai prosedur.
Dengan kondisi senjata yang terawat serta personel yang disiplin, Polres Gresik menegaskan komitmennya untuk memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat agar perayaan Idulfitri di Kabupaten Gresik dapat berlangsung aman, nyaman, dan kondusif.*(Kum)













