Close Menu
Kabarkan.idKabarkan.id
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Kabarkan.idKabarkan.id
    Facebook X (Twitter) Instagram
    9 Juni 2026 00:19
    • Kabar Jatim
    • Hukum & Peristiwa
    • Ekonomi & Kesehatan
    • Politik & Nasional
    • Olahraga
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    Kabarkan.idKabarkan.id

    Ayah Kandung dan Anak Tiri di Gresik Ditangkap Polisi Usai Lakukan Pengeroyokan

    RedaksiRedaksi05/02/2026 Hukum & Peristiwa
    Facebook Twitter WhatsApp
    Ilustrasi kekerasan
    Share
    Facebook Twitter WhatsApp

    KABARKAN.ID I Gresik – Sebuah ketukan pintu di malam hari ternyata berujung pada tragedi keluarga di Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Siapa sangka, seorang ayah dan anak malah menyerang kerabatnya sendiri hanya karena emosi memuncak.

    Insiden ini terjadi Kamis malam, 29 Januari 2026, sekitar pukul 22.30 WIB. Korban, Alvin Arif Nur Ahmad (26), datang ke rumah keluarga untuk mengambil dokumen penting seperti ijazah dan akta kelahiran.

    Namun, ketukan pintu dan panggilan kerasnya justru menimbulkan kemarahan ayah dan anak yang menunggu di dalam rumah.

    “Para pelaku kekerasan keluar sambil membawa celurit, mengejar korban, dan melakukan pemukulan di jalan raya,” ujar AKP Arya Widjaya, Kasat Reskrim Polres Gresik. Akibatnya, Alvin mengalami luka serius dan harus menjalani visum medis.

    Baca Juga:  Residivis Pencurian Dibekuk Resmob Polres Gresik di Kediri, Sempat Melawan Saat Ditangkap

    Pelaku, K (55) dan anaknya SAF (16), kini diamankan polisi. Motif kekerasan ini disebut murni karena emosi spontan, namun konsekuensi hukumnya serius.

    “Keduanya dijerat Pasal 262 KUHP tentang pengeroyokan dan/atau Pasal 44 UU KDRT, dengan ancaman maksimal lima tahun penjara,” kata AKP Arya Widjaya, Kamis (5/2/2026).

    Kasus ini menjadi pengingat bahwa ketegangan keluarga bisa berubah menjadi kekerasan bila emosi tidak dikendalikan, terutama di malam hari. Polisi juga menekankan pentingnya melaporkan permasalahan melalui jalur hukum, bukan main hakim sendiri.

    Polres Gresik bekerja sama dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas) untuk menangani SAF yang masih di bawah umur sesuai prosedur peradilan anak.*(Kum)

     

    AKP arya Widjaya Kabupaten Gresik Kasat Reskrim Polres Gresik Kecamatan Kebomas kekerasan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp

    Berita Terkait

    Puluhan Napi Lapas Surabaya Dipindahkan ke Nusakambangan, Didominasi Kasus Narkotika

    08/06/2026

    Kasus Perekaman Perempuan di Toilet Masjid Mojokerto, Jaksa Tuntut 4 Tahun Penjara

    08/06/2026

    Polres Gresik Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Pendampingan Petani Cabai di Panceng

    08/06/2026
    KABAR TERKINI
    • Persebaya Pertahankan Malik Risaldi, Winger Lokal Ini Teken Kontrak Baru
    • Puluhan Napi Lapas Surabaya Dipindahkan ke Nusakambangan, Didominasi Kasus Narkotika
    • Kasus Perekaman Perempuan di Toilet Masjid Mojokerto, Jaksa Tuntut 4 Tahun Penjara
    • Petugas SPPG Program Makan Bergizi Gratis Kini Terlindungi BPJS Kesehatan
    • Polres Gresik Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Pendampingan Petani Cabai di Panceng
    TERPOPULER
    1
    Menghadap BK DPRD Gresik, Syahrul Munir Jelaskan Kronologi Lengkap Kasus Pedagang Semambung
    2
    Strategi Baru Pemkab Gresik, Bunda Puspa Diperluas demi Percepat Penurunan Kemiskinan
    3
    Heboh Ular Piton Muncul di Kantor Pelayanan Publik Gresik, Ini Kronologinya
    4
    Match For Goodness, Komunitas Persebaya ABG dan Allegiant Bangkitkan UMKM
    5
    Dua Pengedar Sabu Jaringan Suramadu Ditangkap Polres Gresik, Barang Bukti 209 Gram
    • Facebook
    • Instagram
    • WhatsApp
    • TikTok
    © 2026 kabarkan.id. Designed by kabarkan.id.
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Iklan & Kerjasama

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.