Close Menu
Kabarkan.idKabarkan.id
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Kabarkan.idKabarkan.id
    Facebook X (Twitter) Instagram
    9 Juni 2026 00:43
    • Kabar Jatim
    • Hukum & Peristiwa
    • Ekonomi & Kesehatan
    • Politik & Nasional
    • Olahraga
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    Kabarkan.idKabarkan.id

    Ribuan Burung Migrasi dari Rusia-Cina ke Tulungagung, Mahasiswa dan BKSDA Lakukan Pengamatan

    RedaksiRedaksi15/01/2026 Kabar Jatim
    Facebook Twitter WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter WhatsApp

    KABARKAN.ID I Tulungagung – Hamparan sawah di Desa Bungur, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung, menyuguhkan pemandangan tak biasa. Kawanan burung migran asal belahan bumi utara, seperti Rusia dan Cina, tampak singgah dan mencari makan di kawasan tersebut.

    Fenomena ini dimanfaatkan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah I Kediri bersama Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Himalaya UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung untuk menggelar kegiatan Bird Walk atau pengamatan burung migrasi di alam terbuka.

    Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak mengamati langsung perilaku burung menggunakan binokular. Mereka juga diminta mencatat ciri khas, kebiasaan alami, hingga membuat ilustrasi burung yang diamati sebagai sarana pembelajaran.

    Polisi Kehutanan Seksi Konservasi Wilayah I Kediri BKSDA Jawa Timur, Ahmad David Kurnia Putra, menjelaskan bahwa kegiatan Tulungagung Bird Walk bertujuan mengenalkan keanekaragaman burung migrasi kepada masyarakat, khususnya mahasiswa.

    Baca Juga:  Natal Bersama BAMAG Gresik, Tegaskan Harmoni Lintas Iman Kunci Pembangunan Daerah

    “Kami ingin berbagi keseruan mengamati burung secara langsung di habitatnya. Kebetulan saat ini masih musim migrasi,” ujarnya, Kamis (15/1/2026).

    Pada pengamatan kali ini, tercatat tiga jenis burung migrasi yang berhasil diidentifikasi, yakni trinil pantai (Actitis hypoleucos, trinil semak (Tringa glareola) dan kicuit kerbau (Motacilla tschutschensis). Ketiga jenis burung tersebut diketahui berasal dari wilayah utara yang sedang mengalami musim dingin.

    “Burung-burung ini datang dari Cina dan Rusia untuk mencari makanan di daerah tropis,” jelas David.

    Ia menambahkan, musim migrasi burung biasanya berlangsung mulai Oktober hingga Maret. Setelah musim dingin berakhir, burung-burung tersebut akan kembali ke habitat asalnya untuk berkembang biak.

    Selama dua tahun terakhir, BKSDA mencatat sedikitnya tujuh jenis burung migrasi singgah di Tulungagung, di antaranya cerek kernyut, cerek kalung kecil, terik asia, dan layang-layang asia. Khusus burung terik asia, populasinya tergolong sangat besar.

    Baca Juga:  Animo SNBP 2026 Meledak, PENS Diserbu Calon Mahasiswa dari Berbagai Daerah

    “Kami pernah mendata satu petak sawah di Tulungagung dihuni sekitar 5.000 ekor burung terik asia,” ungkapnya.

    Menurut David, apabila populasi burung terik asia terus konsisten dalam beberapa tahun ke depan, Tulungagung berpotensi diusulkan sebagai jalur terbang migrasi burung di Pulau Jawa.

    Sementara itu, Ketua Mapala Himalaya UIN SATU Tulungagung, Fazal Marzuki, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Ia menyebut pengamatan burung migrasi menjadi pengalaman berharga bagi para mahasiswa.

    “Banyak teman-teman tertarik karena bisa belajar langsung mengenal burung migrasi di alam,” katanya.

    Fazal berharap kegiatan Bird Walk dapat dijadikan agenda rutin tahunan sebagai sarana edukasi dan peningkatan kepedulian terhadap konservasi satwa liar.

    “Kami ingin kegiatan ini berkelanjutan karena memberi pengalaman dan pengetahuan baru bagi anggota,” pungkasnya.*(Had)

     

    Bird Talk BKSDA Kabupaten Tulungagung Kecamatan Karangrejo Migrasi burung
    Share. Facebook Twitter WhatsApp

    Berita Terkait

    Bupati Gresik Minta Dapur MBG Kelola Sampah dengan Baik, Cegah Pencemaran Lingkungan

    08/06/2026

    Delegasi 6 Negara Tinjau Smelter Freeport Indonesia di Gresik, Ini yang Menjadi Sorotan

    08/06/2026

    Empat SPPG Gresik Kembali Aktif Setelah Lengkapi IPAL Sesuai Standar BGN

    06/06/2026
    KABAR TERKINI
    • Persebaya Pertahankan Malik Risaldi, Winger Lokal Ini Teken Kontrak Baru
    • Puluhan Napi Lapas Surabaya Dipindahkan ke Nusakambangan, Didominasi Kasus Narkotika
    • Kasus Perekaman Perempuan di Toilet Masjid Mojokerto, Jaksa Tuntut 4 Tahun Penjara
    • Petugas SPPG Program Makan Bergizi Gratis Kini Terlindungi BPJS Kesehatan
    • Polres Gresik Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Pendampingan Petani Cabai di Panceng
    TERPOPULER
    1
    Menghadap BK DPRD Gresik, Syahrul Munir Jelaskan Kronologi Lengkap Kasus Pedagang Semambung
    2
    Strategi Baru Pemkab Gresik, Bunda Puspa Diperluas demi Percepat Penurunan Kemiskinan
    3
    Heboh Ular Piton Muncul di Kantor Pelayanan Publik Gresik, Ini Kronologinya
    4
    Match For Goodness, Komunitas Persebaya ABG dan Allegiant Bangkitkan UMKM
    5
    Dua Pengedar Sabu Jaringan Suramadu Ditangkap Polres Gresik, Barang Bukti 209 Gram
    • Facebook
    • Instagram
    • WhatsApp
    • TikTok
    © 2026 kabarkan.id. Designed by kabarkan.id.
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Iklan & Kerjasama

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.