KABARKAN.ID I Bojonegoro – Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia (GPPI) sikat Bandung bjb Tandamata dengan skor 3-0 (25-20, 26-24 dan 25-16) dalam lanjutan putaran kedua Proliga 2026 di GOR Utama Bojonegoro, Minggu (15/2/2026).
Usai laga, pelatih Gresik Phonska Plus, Alessandro Lodi mengatakan, semua atletnya diharapkan bertindak profesional, sehingga bisa meraih kemenagan meski cuaca lumayan panas.
“Seperti hari ini, dalam kondisi cuaca panas atletnya berjuang sepenuh hati. Tapi kami beruntung hari ini bisa menang dengan skor telak 3-0,” ucapnya.
Pelatih berkebangsaan Italia ini juga mengaku beruntung hari ini, karena Oleksandra Bytsenko bisa tampil, sehingga tenaganya bisa membantu maksimal di lapangan.
“Ya, di final four nanti, semoga bermain lebih bagus. Untuk Bytsenko, karena selama hampir sepuluh hari di rumah sakit. Kami beruntung bisa memainkan dia,” ujar Lodi.
Sementara pelatih Bandung bjb Tandamata, Risco Herlambang mengakui timnya kalah dari segi pemain asing. Namun tetap optimis bisa bermain lebih baik di putaran berikutnya.
“Tapi kami banyak melakukan error. Tapi kalau tadi set kedua bisa keambil bisa lain cerita. Kami tetap optimis, nanti kami di Sentul akan berusaha meraih kemenangan, sembari berharap tim lain kalah,” ucapnya.
Seperti diketahui, laga Gresik Phonska versus bjb Tandamata dibuka dengan tensi tinggi. Bandung bjb Tandamata langsung menurunkan komposisi terbaiknya, termasuk duo legiun asing Anastasia Guerra dan Giulia Angelina, serta pemain lokal andalan Calista Maya dan Shintia Alivia.
Di sisi lain, Phonska Plus mengandalkan duet maut Annie Mitchem dan Oleksandra Bytsenko untuk membongkar pertahanan lawan. Aksi saling kejar angka terjadi sejak serve pertama. Skor sempat imbang di posisi 5-5 hingga 10-10.
Phonska Plus mulai menjauh saat memasuki pertengahan set dengan keunggulan 16-14. Meski pelatih bjb Tandamata, Risco Herlambang, sempat mengambil time out saat tertinggal 19-23 untuk memutus momentum lawan, usaha tersebut sia-sia. Servis ace mematikan dari Oleksandra Bytsenko memastikan set pertama milik Phonska Plus, 25-20.
Memasuki set kedua, bjb Tandamata mencoba bangkit dan sempat memimpin 5-2. Pelatih Alessandro Lodi merespons cepat dengan time out yang efektif membakar semangat Medi Yoku dkk. Meski sempat tertinggal 8-10, Phonska Plus berhasil menyamakan kedudukan menjadi 13-13.
Pertarungan mencapai puncaknya di akhir set. Kejar-mengejar angka terjadi hingga bjb Tandamata menyentuh set point lebih dulu di posisi 24-23. Namun, kematangan mental pemain Phonska Plus teruji. Setelah memaksakan deuce 24-24, Phonska Plus tampil lebih tenang dan menutup set kedua dengan kemenangan dramatis 26-24.
Kehilangan dua set awal tampaknya memukul mental anak-anak Bandung. Sempat memberikan perlawanan di awal set hingga skor 5-5, bjb Tandamata mulai kehilangan arah setelah Phonska Plus tancap gas. Dukungan penuh penonton di GOR Utama Bojonegoro membuat performa Medi Yoku dkk semakin menggila.
Phonska Plus melesat jauh 13-9 hingga 19-10. Blok rapat yang dibangun Shella Bernadheta dan kolega membuat serangan Anastasia Guerra serta Giulia Angelina sering kali mentah. Unggul jauh 21-13, Phonska Plus tak memberikan celah sedikitpun. Pukulan keras dari lini serang mereka mengakhiri perlawanan bjb Tandamata dengan skor mencolok 25-16 di set ketiga.*(Dan)













