KABARKAN.ID I Gresik – Ratusan kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Gresik digembleng untuk satu tujuan besar yakni memperkuat ideologi dan memanaskan mesin partai menuju kontestasi politik di Hotel Aston Gresik, Selasa (17/2/2026) kemarin.
Melalui Lembaga Kaderisasi Kabupaten (LKK) DPC PKB Gresik, partai berlambang bola dunia dan sembilan bintang itu menggelar Pendidikan Kader Pertama (PKP) Kader Loyalis tahap kedua. Sebelumnya, tahap pertama telah dilaksanakan pada 7 Februari 2026.
Ketua LKK DPC PKB Gresik, Ainul Yaqin Tirta Saputra, menyebutkan bahwa program ini diikuti seluruh struktur Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) se-Kabupaten Gresik serta anggota Fraksi PKB DPRD Gresik.
“PKP tahap pertama diikuti 100 peserta dan tahap kedua juga 100 peserta. Ini bagian dari konsolidasi menyeluruh,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).
Namun langkah PKB Gresik tak berhenti di angka 200 kader. Dalam lima tahun ke depan, LKK menargetkan mencetak 20.000 kader melalui berbagai program berjenjang, mulai dari Sekolah Kader Perubahan (SKP), PKP Kader Loyalis, hingga Pendidikan Kader Badan Partai (Dikbar).
Target tersebut menjadi fondasi transformasi PKB Gresik menuju partai kader yang lebih solid, terstruktur, dan siap bertarung di pemilu berikutnya.
Ketua DPC PKB Gresik, Much Abdul Qodir, menegaskan bahwa PKP bukan sekadar pelatihan rutin, melainkan proses ideologisasi dan penguatan arah perjuangan partai.
“PKP ini memperdalam pemahaman kader terhadap ideologi partai, mabda’ siyasi, serta garis perjuangan PKB. Kami ingin membangun loyalitas dan militansi kader di bawah kepemimpinan Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar,” tegasnya.
Tak hanya soal doktrin ideologi, kader—terutama generasi muda—juga dibekali keterampilan teknis dan praktis berpolitik agar mampu hadir sebagai problem solver di tengah masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat soliditas dan menjaga barisan tetap rapat. Bagi PKB Gresik, kaderisasi bukan sekadar agenda internal, melainkan strategi jangka panjang untuk memastikan partai tetap relevan dan kompetitif di panggung politik daerah.*(Kum)













