KABARKAN.ID I Surabaya – Lebih dari sekadar pameran, Expo & Expose SMK Hebat Jawa Timur 2026 menghadirkan wajah baru pendidikan vokasi: siswa SMK bukan hanya belajar, tapi juga berinovasi, berbisnis, dan menciptakan lapangan kerja. Acara yang digelar di Grand City Convention Hall Surabaya pada 12–14 Februari ini menampilkan ratusan karya dari 269 SMK negeri dan swasta se-Jatim.
Berbeda dari pameran biasa, Expo SMK Hebat Jatim membuka peluang business matching dan job matching antara siswa dengan dunia usaha serta industri (DUDI).
“Ini bukan sekadar etalase karya, tetapi ekosistem yang menghubungkan siswa langsung dengan pasar,” tegas Sekretaris Daerah Jatim Adhy Karyono, Jumat (13/2/2026)
Beberapa produk siswa bahkan sudah terjual selama pameran berlangsung, membuktikan bahwa kreativitas mereka diterima pasar. Menurut Adhy, kualitas lulusan SMK kini diukur dari seberapa siap produk dan inovasinya bersaing, bukan hanya nilai akademik.
“SMK tidak hanya mengisi peluang kerja, tetapi juga menciptakan lapangan kerja. Ini penguatan jiwa kewirausahaan,” ujarnya.
Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai, menambahkan bahwa Expo & Expose SMK Hebat adalah panggung pembuktian bahwa SMK siap mencetak SDM unggul, berdaya saing, dan berjiwa technopreneur.
“SMK hari ini melahirkan talenta, inovator, dan pemimpin masa depan,” katanya.
Siswa menampilkan inovasi di 10 bidang strategis, mulai dari energi, pertambangan, kemaritiman, teknologi manufaktur, agribisnis, pariwisata, TI, kesehatan, hingga ekonomi kreatif. Selain pameran, pengunjung dapat menikmati workshop, talkshow, buyer meet seller, fashion show, hingga special performance dari mitra industri.
Sebagai bentuk penghargaan atas kreativitas, Dindik Jatim juga menyerahkan Innovative Government Award (IGA) kepada 162 insan pendidikan dan 17 Sertifikat Hak Cipta Inovasi Pendidikan.
“Inovasi tidak boleh berhenti di ide. Harus diakui, dilindungi, dan dikembangkan,” tegas Aries.
Expo SMK Hebat Jatim 2026 menjadi bukti nyata bahwa siswa SMK kini tak sekadar siap kerja, tapi juga siap mengubah ide menjadi bisnis dan masa depan yang menjanjikan.*(Nov)













