Close Menu
Kabarkan.idKabarkan.id
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Kabarkan.idKabarkan.id
    Facebook X (Twitter) Instagram
    31 Mei 2026 04:31
    • Kabar Jatim
    • Hukum & Peristiwa
    • Ekonomi & Kesehatan
    • Politik & Nasional
    • Olahraga
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    Kabarkan.idKabarkan.id

    Kemensos dan Pemkab Gresik Gaspol Berantas Kemiskinan, Andalkan Data Bansos Lewat DTSEN

    RedaksiRedaksi30/03/2026 Kabar Jatim
    Facebook Twitter WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter WhatsApp

    KABARKAN.ID I Gresik – Upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Gresik semakin diperkuat. Kementerian Sosial Republik Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten Gresik resmi mengakselerasi penggunaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) guna memastikan bantuan sosial (bansos) tepat sasaran.

    Langkah strategis ini disosialisasikan dalam kegiatan bertema “Kolaborasi Program Prioritas Presiden Dalam Rangka Membangun Sumber Daya Manusia Menuju Kemandirian Ekonomi” yang digelar di Gedung Mandala Bakti Praja, Senin (30/3/2026).

    Kehadiran Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, disambut jajaran pimpinan daerah hingga para pendamping sosial di Kabupaten Gresik.

    Dalam arahannya, Gus Ipul menegaskan pentingnya penggunaan satu data kemiskinan nasional sesuai Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025.

    Mulai 2025, seluruh data kemiskinan akan dipusatkan melalui Badan Pusat Statistik dan diklasifikasikan dalam desil 1 hingga 10.

    “Data ini dinamis, bisa berubah setiap hari. Karena itu, kolaborasi dari tingkat desa hingga pusat sangat penting agar data tetap akurat,” tegasnya.

    Baca Juga:  Hampir Setengah Bansos Salah Sasaran, Mensos Gus Ipul Genjot Digitalisasi

    Ia menekankan peran penting RT, RW, kepala desa, hingga dinas sosial dalam memperbarui data secara berkala. Nantinya, data tersebut akan diolah di pusat dan diperbarui setiap tiga bulan.

    Tak hanya mengandalkan jalur formal seperti musyawarah desa, masyarakat juga diajak aktif mengawal penyaluran bansos.

    Jika ditemukan ketidaktepatan sasaran—misalnya penerima yang tergolong mampu—warga bisa melapor melalui aplikasi Cek Bansos, call center 171, hingga layanan WhatsApp Kemensos.

    “Dengan data yang akurat, kita bisa menghindari kesalahan yang berpotensi menjadi masalah di kemudian hari,” tambah Gus Ipul.

    Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif mengungkapkan tren positif penurunan angka kemiskinan.

    Per Maret 2025, angka kemiskinan turun menjadi 9,95 persen dari sebelumnya 10,32 persen. Namun, masih terdapat sekitar 131 ribu warga miskin berdasarkan data BPS, bahkan mencapai 142 ribu jiwa menurut pendataan daerah.

    Lebih lanjut, dari total 541 ribu warga di desil 1 hingga 4, baru sekitar 25,39 persen yang menerima bantuan sosial.

    Baca Juga:  Didampingi Langsung Bupati, Tiga Anak PMI Gresik Akhirnya Pulang ke Indonesia

    “Artinya, masih ada lebih dari 400 ribu warga yang belum tersentuh bansos,” jelasnya.

    Tak hanya fokus pada bansos, program pemberdayaan juga terus berjalan. Salah satunya melalui Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 37 Gresik yang kini memiliki 75 siswa aktif.

    Selain pendidikan, para orang tua siswa juga mendapatkan bantuan modal usaha dengan total nilai mencapai Rp391 juta.

    Pembangunan gedung sekolah permanen di Desa Raci Tengah pun terus dikebut dan kini telah mencapai progres 27,36 persen, ditargetkan rampung untuk tahun ajaran 2026–2027.

    Melalui DTSEN, pemerintah berharap tidak ada lagi bantuan yang salah sasaran. Sinergi antara pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam memastikan setiap bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

    Dengan langkah ini, Gresik diharapkan bisa menjadi contoh keberhasilan pengentasan kemiskinan berbasis data yang akurat dan transparan.*(Kum)

    Badan Pusat Statistik Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional DTSEN Kabupaten Gresik Menteri Sosial Saifullah Yusuf
    Share. Facebook Twitter WhatsApp

    Berita Terkait

    Gresik Pertahankan WTP 11 Kali Berturut-turut, Bukti Konsistensi Tata Kelola Keuangan

    29/05/2026

    Momentum Idul Adha 1447 H, Gressmall dan ASTON Gresik Perkuat Kepedulian Sosial

    28/05/2026

    Bupati Gresik: Pengadaan Barang dan Jasa Harus Bersih dari Korupsi

    27/05/2026
    KABAR TERKINI
    • Cetak 13 gol di Persebaya, Gelandang Meksiko ini Teken Kontrak 3 Tahun
    • Gresik Pertahankan WTP 11 Kali Berturut-turut, Bukti Konsistensi Tata Kelola Keuangan
    • Dua Pengedar Sabu Jaringan Suramadu Ditangkap Polres Gresik, Barang Bukti 209 Gram
    • Momentum Idul Adha 1447 H, Gressmall dan ASTON Gresik Perkuat Kepedulian Sosial
    • Suara dari Dasar Sumur! Kucing Hilang 4 Hari di Gresik Akhirnya Diselamatkan Damkar
    TERPOPULER
    1
    Match For Goodness, Komunitas Persebaya ABG dan Allegiant Bangkitkan UMKM
    2
    Panggung Inklusif Penuh Inspirasi saat Anniversary El-Ghani di Gressmall Gresik
    3
    Sapi Kurban Lepas di Gresik, Damkar dan BKSDA Lakukan Evakuasi Dramatis
    4
    Razia Mendadak di Rutan Medaeng, Petugas Sita Handphone hingga Barang Terlarang
    5
    Rokok Ilegal di Gresik Kian Masif, Bupati: Anggaran Kesehatan dan Beasiswa Terancam
    • Facebook
    • Instagram
    • WhatsApp
    • TikTok
    © 2026 kabarkan.id. Designed by kabarkan.id.
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Iklan & Kerjasama

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.