KABARKAN.ID I Gresik – Polres Gresik terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif. Menjelang momentum tradisi Suroan yang menjadi perhatian aparat keamanan di Jawa Timur, Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Gresik menjalin silaturahmi dengan Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Gresik.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor DPD LDII Kabupaten Gresik, Rabu (3/6/2026), dipimpin langsung Kasat Binmas Polres Gresik IPTU M. Nur Setyabudi bersama jajaran Kanit Sat Binmas. Kedatangan rombongan disambut Ketua DPD LDII Kabupaten Gresik KH Khusnul Hamidi beserta pengurus harian.
Pertemuan berlangsung hangat dan menjadi forum strategis untuk memperkuat komunikasi antara kepolisian dan tokoh agama dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Dalam kesempatan tersebut, IPTU M. Nur Setyabudi yang baru menjabat sebagai Kasat Binmas Polres Gresik memperkenalkan diri sekaligus mengajak seluruh warga LDII berperan aktif menjaga situasi kamtibmas di lingkungan masing-masing.
Ia menegaskan, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan, terutama menjelang pelaksanaan tradisi pengesahan atau Sah-sahan Suroan yang setiap tahun mendapat perhatian khusus dari aparat keamanan.
“Kami berharap dukungan dan partisipasi seluruh warga LDII untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, damai, dan kondusif, khususnya menjelang kegiatan Sah-sahan Suroan,” ujarnya, Kamis (4/6/2026).
Sementara itu, pengurus DPD LDII Kabupaten Gresik menyambut baik kunjungan tersebut. Mereka menilai sinergi dan komunikasi yang terjalin antara kepolisian dan organisasi kemasyarakatan merupakan langkah penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, harmonis, dan bebas dari potensi konflik.
Dalam dialog tersebut, pengurus LDII juga mengusulkan adanya program pembinaan bagi generasi muda. Materi yang diharapkan mencakup pencegahan penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, hingga antisipasi tawuran dan konflik sosial yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.
Menanggapi usulan tersebut, Sat Binmas Polres Gresik menyatakan siap mendukung melalui berbagai program penyuluhan dan edukasi hukum yang menyasar kalangan pemuda sebagai langkah preventif untuk mencegah pelanggaran hukum sejak dini.
Sebagai tindak lanjut, kedua pihak sepakat memperkuat sinergitas hingga tingkat kecamatan melalui koordinasi aktif antara Bhabinkamtibmas dan pengurus LDII di wilayah masing-masing. Upaya tersebut diharapkan mampu mendeteksi potensi gangguan keamanan lebih awal sekaligus mempercepat langkah pencegahan.
Silaturahmi ditutup dengan foto bersama sebagai simbol komitmen bersama antara Polres Gresik dan LDII dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas wilayah Kabupaten Gresik.(Kum)


