KABARKAN.ID I Jepara – Persebaya Surabaya harus pulang dengan tangan hampa setelah tumbang dari tuan rumah Persijap Jepara dengan skor 1-3
dalam laga panas pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026 di Gelora Bumi Kartini, Sabtu (21/2/2026).
Sejak awal laga, duel sudah berjalan dalam tempo tinggi. Baru dua menit berjalan, Green Force langsung mengancam lewat tendangan bebas Francisco Rivera. Bola sempat mengarah ke kotak penalti, namun peluang terhenti akibat pelanggaran.
Menit ke-15, pemain Persijap, Lucas Morelatto mendapat kesempatan emas melalui tendangan bebas di dekat kotak penalti. Sepakannya mengarah tepat ke gawang, tetapi Ernando Ari tampil sigap mengamankan bola.
Tiga menit berselang, giliran Gelandang Persebaya, Jefferson Silva mencoba peruntungannya dari luar kotak penalti. Tendangan kerasnya memaksa kiper Sendri Johansyah bekerja ekstra untuk menepis bola.
Tekanan tuan rumah akhirnya berbuah hasil pada menit ke-32. Iker Guarrotxena sukses memenangi duel satu lawan satu dengan Ernando. Dengan tenang, mengecoh sang kiper dan membawa Persijap Jepara unggul 1-0.
Persebaya langsung merespons cepat. Semenit kemudian, Alfan Suaib mengirim umpan silang matang yang disambut Bruno Moreira. Sayangnya, bola masih melayang di atas mistar. Hingga turun minum, skor tetap 1-0.
Babak kedua dimulai dengan ancaman cepat dari Persijap. Borja Herrera hampir menggandakan keunggulan setelah memanfaatkan salah umpan Jefferson, namun bola masih melebar.
Drama terjadi di menit ke-52. Wasit Yoko Suprianto sempat menunjuk titik putih usai sundulan Gustavo Fernandes dianggap mengenai tangan Diogo Brito. Namun setelah tinjauan VAR, keputusan penalti untuk Persebaya dianulir. Momen ini menjadi titik balik yang membuat laga semakin panas.
Alih-alih menyamakan kedudukan, Persebaya justru kembali kebobolan di menit ke-71. Alexis Nahuel Gómez lolos dari kawalan lini belakang dan melepaskan tembakan keras ke tiang dekat. Ernando tak mampu menjangkau bola. Skor berubah menjadi 2-0.
Upaya bangkit terus dilakukan. Riyan Ardiansyah masuk menambah daya serang. Peluang emas sempat hadir lewat Gustavo Fernandes yang berdiri bebas di kotak penalti, namun lagi-lagi bola melambung.
Petaka makin lengkap saat menit ke-86 Persebaya harus bermain dengan 10 orang. Rachmat Irianto menerima kartu merah langsung usai pelanggaran keras.
Di tengah situasi sulit, Bajol Ijo sempat membakar semangat. Pada menit 90+4, wasit kembali menunjuk titik putih setelah Gali Freitas dilanggar di kotak terlarang. Bruno Moreira yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya. Skor berubah menjadi 2-1 dan harapan pun muncul.
Di menit 90+11, Iker Guarrotxena kembali menghukum pertahanan Persebaya lewat gol keduanya. Gol tersebut memastikan kemenangan 3-1 untuk Persijap sekaligus menutup laga penuh tensi di Jepara.
Kekalahan ini membuat Persebaya Surabaya masih tertahan di posisi kelima klasemen sementara dengan koleksi 35 poin.*(Dan)













