KABARKAN.ID I Gresik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus membuka ruang dialog langsung dengan masyarakat kepulauan. Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, turun langsung menemui warga Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, dalam agenda Rembuk Akur yang digelar di Desa Tanjung Ori.
Didampingi Anggota DPRD Gresik Lutfi Dhawam, Wabup Alif mendengarkan berbagai aspirasi warga mulai dari persoalan infrastruktur, ketersediaan pupuk bagi petani, layanan kesehatan, pendidikan, hingga beragam persoalan sosial yang dihadapi masyarakat setempat.
Menurut Alif, Rembuk Akur pada Senin (9/2/2026) bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi menjadi forum komunikasi dua arah yang penting untuk memastikan kebijakan pemerintah benar-benar selaras dengan kebutuhan riil warga di lapangan.
“Rembuk Akur ini adalah komitmen kami agar pemerintah selalu hadir dan mendengar langsung suara masyarakat,” tegasnya, Selasa (10/2/2026).
Ia menambahkan, forum tersebut juga menjadi sarana evaluasi kinerja Pemerintah Kabupaten Gresik di bawah kepemimpinan Bupati Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Asluchul Alif.
“Dari dialog terbuka ini, pemerintah berharap mendapatkan masukan yang jujur sekaligus melahirkan solusi yang lebih tepat sasaran,” ujar Alif.
Selama sesi dialog, seluruh aspirasi warga dicatat untuk ditindaklanjuti. Wabup Alif menekankan bahwa setiap keluhan bukan hanya didengar, tetapi akan dikawal agar berujung pada kebijakan dan program nyata.
Kegiatan Rembuk Akur ditutup dengan dialog interaktif yang hangat antara pemerintah dan masyarakat. Hadir dalam acara tersebut tokoh masyarakat, Muspika, serta warga setempat.
Tujuannya tak lain untuk memperkuat hubungan pemerintah dan masyarakat, sekaligus mendorong pembangunan Pulau Bawean yang inklusif dan berkelanjutan.*(Kum)













