KABARKAN.ID I Trenggalek – Warga Kabupaten Trenggalek dikejutkan guncangan gempa tektonik berkekuatan Magnitudo 6,2 yang berpusat di tenggara Kabupaten Pacitan, Jumat (6/2/2026) dini hari. Getaran yang terjadi sekitar pukul 01.06 WIB itu menyebabkan kerusakan pada sedikitnya lima rumah warga di sejumlah kecamatan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono, menyebutkan kerusakan bangunan tersebar di tiga wilayah, yakni Kecamatan Bendungan, Suruh, dan Munjungan.
Di Kecamatan Bendungan, Desa Botoputih, gempa merusak tiga rumah warga. Rumah milik Katimin mengalami retak pada bagian tembok, sementara rumah Selan dan Sugi dilaporkan mengalami atap ambruk akibat kuatnya guncangan.
Kerusakan juga terjadi di Kecamatan Suruh. Sebuah rumah milik Jasad di Dusun Jatirejo dilaporkan mengalami ambrol pada bagian tembok. Sementara di wilayah pesisir Kecamatan Munjungan, dapur rumah warga roboh akibat gempa.
“Akibat gempa dini hari tadi, dapur rumah Bapak Soirin atau Saropah di RT 56 RW 12 Dusun Gembes, Desa Masaran, Kecamatan Munjungan, roboh,” terang Triadi.
Meski menimbulkan kerusakan material, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh penghuni rumah yang terdampak dilaporkan selamat.
“Kerugian personel nihil alias tak ada korban jiwa,” tegas Triadi, Sabtu (7/2/2026).
Gempa ini dirasakan warga Trenggalek dengan intensitas III MMI, di mana getaran terasa jelas di dalam rumah dan membuat sebagian warga terbangun dari tidur.
BPBD mengimbau masyarakat tetap tenang namun waspada terhadap potensi gempa susulan, serta memeriksa kondisi bangunan masing-masing.
Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa berkekuatan Magnitudo 6,2 tersebut berpusat di laut pada koordinat 8,98° Lintang Selatan dan 111,18° Bujur Timur, atau sekitar 89 kilometer tenggara Kota Pacitan, Jawa Timur, dengan kedalaman 58 kilometer.*(Had)













