KABARKAN.ID I Kediri – Tragedi kebakaran yang menghanguskan Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri pada akhir Agustus 2025 lalu menjadi pelajaran penting bagi pengelolaan aset pemerintahan. Dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi yang kini tengah berjalan, aspek keselamatan gedung menjadi perhatian utama Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Sebagai upaya pencegahan kebakaran di masa mendatang, gedung Bupati Kediri dan Sekretariat Daerah akan dilengkapi sistem pengamanan kebakaran modern, mulai dari hidran kawasan hingga fire detector atau pendeteksi api.
Project Manager Agrinas Pangan Nusantara, Gangga Pabharata, menyebut pemasangan sistem tersebut merupakan bagian dari mitigasi risiko sejak dini. Menurutnya, sistem peringatan kebakaran akan dipasang di dalam gedung untuk memberikan respons cepat jika terjadi keadaan darurat.
“Sebagai mitigasi awal, di dalam gedung akan dilengkapi fire alarm,” ujar Gangga saat ditemui di Kantor Pemkab Kediri, Selasa (20/1/2026).
Saat ini, progres rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan tercatat telah mencapai sekitar 6 persen. Pekerjaan meliputi aspek arsitektur, Mechanical Electrical and Plumbing (MEP), serta perkuatan struktur bangunan.
Gangga menjelaskan, tingkat kerusakan pada Gedung Sekretariat Daerah tergolong berat sehingga pengerjaannya membutuhkan kehati-hatian dan ketelitian tinggi. Meski demikian, pengerjaan gedung Bupati dan gedung Setda akan dilakukan secara paralel agar target penyelesaian dapat tercapai.
“Harapannya pekerjaan bisa tepat waktu, tepat biaya, dan tepat mutu. Insyaallah awal Juni sudah selesai,” katanya.
Diketahui, seluruh proses rehabilitasi dan rekonstruksi Kantor Pemkab Kediri dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang disalurkan lewat Kementerian PU.
Sementara itu, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana berharap bangunan yang tengah direhabilitasi tersebut nantinya tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga menjadi ruang kerja yang membawa keberkahan bagi seluruh jajaran pemerintah daerah.
“Semoga setiap keputusan yang diambil di kantor itu diridhai dan diberkahi oleh Allah SWT, serta membawa manfaat bagi masyarakat Kabupaten Kediri,” ujar bupati yang akrab disapa Mas Dhito.*(Had)













