KABARKAN.ID I Kediri – Pemerintah Kabupaten Kediri mengambil langkah konkret untuk mendorong swasembada pangan dengan menyalurkan puluhan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta 70 ton benih padi kepada kelompok tani di daerah itu.
Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, atau yang akrab disapa Mas Dhito, mengatakan program ini bertujuan meningkatkan produktivitas lahan sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.
“Total ada 72 alsintan yang kami serahkan hari ini, termasuk 51 unit traktor roda empat, 19 traktor roda dua, 1 combine harvester, 6 pompa air, dan 11 handsprayer,” jelas Mas Dhito saat menyerahkan bantuan di Halaman Pemkab Kediri, Kamis (5/2/2026).
Meski menghadapi efisiensi anggaran sebesar Rp265 miliar tahun ini, Hanindhito menegaskan sektor pertanian tetap menjadi prioritas utama. Menurutnya, kebutuhan pangan merupakan urusan mendasar yang tidak boleh diabaikan.
Keberhasilan Pemkab Kediri mendapatkan bantuan alsintan yang masif dari pemerintah pusat menjadi bentuk apresiasi atas komitmen daerah. “Tahun ini kami menargetkan bongkar ratun seluas 7.000 hektare. Kementerian Pertanian memberikan apresiasi dan dukungan agar petani bisa lebih sejahtera,” tambahnya.
Bupati yang hobi vespa ini menekankan pentingnya regenerasi petani muda. Ia berharap generasi di bawah 40 tahun mulai terlibat aktif di sektor pertanian, sehingga produksi pangan tetap terjaga.
“Harapan saya, produksi panen meningkat dan petani tidak didominasi usia tua. Saya sudah melihat embrio petani muda muncul, semoga mereka terus mengembangkan ilmunya,” ujarnya.
Sebagai langkah berkelanjutan, Pemkab Kediri menargetkan menyalurkan tambahan 150–190 unit alsintan pada tahun 2026, menyesuaikan kebutuhan para petani di lapangan.
Dengan bantuan ini, Pemkab Kediri berharap tidak hanya meningkatkan hasil panen, tetapi juga menumbuhkan minat generasi muda untuk menekuni pertanian, sekaligus menjaga ketahanan pangan di masa depan.*(Had)













