KABARKAN.ID I Gresik – Gresik United harus menelan hasil seri saat menghadapi Persiba Bantul pada Sabtu (17/1/2026) di Liga Nusantara 2025-2026. Satu poin yang didapat membuat posisi Laskar Joko Samudro tetap rawan di klasemen grup D, dan tekanan untuk bertahan di liga semakin besar.
Dengan tambahan satu poin, Gresik United naik ke posisi empat dengan 16 poin. Namun, Persebata Lembata yang mengumpulkan 15 poin siap menghadapi Persekabpas dan bisa kembali menekan posisi tim kebanggaan warga Gresik.
Sementara Persiba Bantul tetap berada di peringkat tiga, hasil seri kemarin memperkuat posisi mereka.
“Masih ada dua laga tersisa yang bisa menentukan nasib kami. Kami wajib menang demi menghindari babak play off degradasi,” ujar pelatih Andik Ardiansyah.
Dua laga penentu itu akan dijalani Gresik United dengan segala kesiapan. Pertandingan pertama melawan Persebata Lembata pada Rabu (21/1/2026) di Lapangan Thor dianggap layaknya final.
Lalu, tim akan menghadapi Perseden Denpasar pada Minggu (25/1/2026). Dua kemenangan ini menjadi tiket utama bagi Gresik United untuk bertahan di Liga Nusantara, meski posisi tim masih bergantung hasil tim lain.
Meski sebagian besar pemainnya adalah wajah-wajah muda, Gresik United menunjukkan semangat juang tinggi. Pelatih Andik mengakui masih banyak peluang yang gagal dikonversi menjadi gol, namun perubahan strategi di babak kedua membawa tim bermain lebih ofensif dan menekan Persiba Bantul.
“Kami bersyukur dengan hasil ini meski belum puas. Kami akan terus berjuang untuk meraih poin penuh di dua laga berikutnya,” tegas Andik.
Dengan semangat juang dan fokus pada laga tersisa, Gresik United menatap masa depan dengan tekad: selamat dari degradasi dan tetap membanggakan warga Gresik.*(Kum)













