KABARKAN.ID I Gresik – Harapan belasan grup qasidah di Gresik untuk tampil dan berkompetisi dalam Lomba Qasidah dan Gambus di atrium Icon Mall harus pupus. Sebanyak 15 grup qasidah di bawah naungan Perkumpulan Seni Qasidah Islami (PASQI) Gresik memutuskan batal mengikuti lomba yang digelar Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI), meski persiapan telah dilakukan jauh hari.
Selama kurang lebih satu bulan, para anggota grup qasidah menjalani latihan rutin, menyiapkan konsep penampilan, hingga mengeluarkan biaya tidak sedikit untuk seragam, rias wajah, dan kebutuhan pendukung lainnya. Biaya yang dikeluarkan tiap grup diperkirakan mencapai Rp2 juta.
Ketua Dewan Pembina PASQI Gresik, Sutrisno, mengatakan keputusan mundur diambil bukan tanpa pertimbangan. Para peserta merasa kecewa karena bentuk kerja sama yang telah disepakati tidak terealisasi sebagaimana mestinya.
“Anak-anak sudah latihan, sudah menyiapkan kostum dan keperluan lain. Tapi saat hari pelaksanaan, mereka merasa tidak dihargai,” ujarnya, Sabtu (31/1/2026).
Kekecewaan itu dipicu oleh tidak dicantumkannya logo PASQI dalam backdrop panggung maupun materi promosi lomba. Padahal, menurut Sutrisno, PASQI terlibat dalam pengiriman peserta dan telah mengingatkan panitia terkait pencantuman logo sebagai simbol kerja sama.
Kondisi tersebut membuat para grup qasidah memilih tidak melanjutkan keikutsertaan mereka dalam lomba. Akibatnya, seluruh biaya persiapan yang telah dikeluarkan tidak bisa kembali dan menimbulkan kerugian yang jika ditotal mencapai puluhan juta rupiah.
Atas kejadian ini, PASQI Gresik meminta pihak penyelenggara bertanggung jawab, terutama terkait pengembalian biaya pendaftaran peserta. Selain itu, PASQI juga berharap adanya klarifikasi dan permohonan maaf secara resmi agar kejadian serupa tidak terulang dan merugikan pelaku seni lainnya.
“Kami ingin masalah ini diselesaikan dengan baik. Yang dirugikan bukan hanya organisasi, tapi para pelaku seni qasidah yang sudah bersungguh-sungguh mempersiapkan diri,” kata Sutrisno.
Sementara itu, Ketua IPEMI Gresik, Deasy Andriani, saat dikonfirmasi menyatakan belum dapat memberikan penjelasan secara rinci dan akan menyampaikan keterangan lebih lanjut di waktu berikutnya.*(Kum)













