KABARKAN,ID I Gresik – Hujan deras yang mengguyur wilayah Gresik dalam beberapa hari ini menyebabkan jogging track di kawasan Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) longsor sejak Sabtu (3/1/2026). Hingga kini, kondisi longsoran dilaporkan terus melebar dan di khawatikan merembet ke tribun stadion.
Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CKPKP) Gresik, Ida Lailatusa’diyah, mengungkapkan kekhawatiran longsor merembet ke tribun stadion. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Gresik mengambil langkah cepat dengan melibatkan tim ahli dari kalangan akademisi untuk mengkaji kondisi tanah di lokasi terdampak.
“Hasil kajian tersebut nantinya akan menjadi dasar rekomendasi penanganan lanjutan. Sementara ini, langkah awal yang dilakukan adalah pemasangan terpal di area longsor guna mencegah air hujan masuk ke pori-pori tanah dan memperparah kondisi,” katanya, Kamis(8/1/2026.
Pemkab Gresik menargetkan kajian teknis rampung dalam waktu sekitar satu bulan. Selama proses tersebut berlangsung, area jogging track Stadion Gejos ditutup sementara demi keselamatan masyarakat.
“Kami targetkan kajian selesai dalam satu bulan. Jadi untuk sementara area treck jogging ditutup,” ungkap Ida.
Awalnya sambung Ida, panjang longsoran tercatat sekitar 70 meter. Namun, perkembangan terbaru menunjukkan area terdampak bertambah hingga mencapai 80 meter. Situasi tersebut dinilai berpotensi mengancam struktur stadion apabila tidak segera ditangani.
“Area terdampak sebelumnya 70 meter, dan kini bertambah menjadi 80 meter. Kami tentu khawatir longsoran ini mengancam struktur stadion jika tak segera ditangani,” ungkapnya. (Kum)













