KABARKAN.ID I Gresik – Momen menegangkan dialami seorang ibu rumah tangga di Desa Turirejo, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. Saat sedang memasak dan membersihkan dapur, ia dikejutkan dengan kemunculan seekor ular kobra yang bersembunyi di dekat tumpukan kardus.
Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Lempung, RT 01 RW 01, Desa Turirejo, Selasa (2/6/2026). Beruntung, ular berbisa itu berhasil dievakuasi petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Gresik sebelum menimbulkan korban.
Pemilik rumah, Kartono, mengaku mengetahui keberadaan ular setelah istrinya, Yuyun, berteriak ketakutan saat berada di dapur.
Saat itu, Yuyun tengah memasak sekaligus membersihkan area dapur. Tiba-tiba ia melihat seekor ular kobra berada di dekat kardus yang tersimpan di dalam rumah.
Karena khawatir ular tersebut membahayakan penghuni rumah, Kartono segera menghubungi layanan darurat 112 untuk meminta bantuan evakuasi.
Laporan yang diterima pada pukul 11.34 WIB langsung diteruskan kepada personel Damkar Pos Menganti. Tim rescue kemudian bergerak menuju lokasi pada pukul 11.37 WIB dan tiba sekitar pukul 12.03 WIB.
Setelah melakukan pemeriksaan di area dapur dan halaman belakang rumah, petugas akhirnya berhasil menemukan sekaligus mengevakuasi ular kobra tersebut dengan aman.
Perwira Piket Damkar Gresik, Sulyono, mengatakan proses penyelamatan berjalan lancar tanpa kendala berarti.
“Setelah menerima laporan dari call center 112, personel Pos Menganti langsung menuju lokasi. Tim melakukan penyisiran di area dapur dan sekitar rumah, kemudian berhasil mengevakuasi ular kobra dengan aman,” ujar Sulyono.
Ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun kerugian materi dalam kejadian tersebut.
“Evakuasi berjalan lancar dan tidak ada korban luka maupun kerugian yang ditimbulkan akibat keberadaan ular tersebut,” tambahnya.
Usai proses evakuasi selesai pada pukul 12.36 WIB, seluruh personel kembali ke Pos Damkar Menganti untuk bersiaga.
Dalam operasi penyelamatan itu, Damkar Gresik menerjunkan satu unit mobil rescue bersama lima personel, yakni Ilma, Dalil, Suradi, Rayhan, dan Desi.
Data Damkar Gresik mencatat, hingga awal Juni 2026 telah terjadi tujuh kasus penyelamatan (rescue) yang ditangani petugas. Sementara untuk kejadian kebakaran pada bulan ini masih nihil. (Kum)

