KABARKAN.ID I Surabaya — Ketua Fraksi PKB DPRD Jawa Timur, Muhammad Ashari, menyoroti potensi positif penerapan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (PNS), terutama dalam mengurangi kemacetan dan meningkatkan kenyamanan masyarakat.
Menurut Ashari, kebijakan WFH yang diusulkan Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), tidak hanya menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), tetapi juga bisa mengurangi volume kendaraan di jalan raya, yang selama ini menjadi masalah di sejumlah wilayah.
“Dengan berkurangnya jumlah kendaraan, tentu masyarakat akan merasakan kenyamanan lebih dalam mobilitas sehari-hari,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).
Politisi dari daerah pemilihan Nganjuk–Madiun ini menekankan bahwa sistem kerja fleksibel bagi pegawai pemerintah bisa diterapkan, terutama pada posisi yang tidak langsung bersinggungan dengan pelayanan publik.
“Dengan begitu, sistem kerja fleksibel bisa menerapkan ke masyarakat. Apalagi terutama pada posisi yang tidak langsung bersinggungan dengan pelayanan publik,” terang Ashari.
Selain manfaat bagi masyarakat, Ashari menilai langkah ini juga bagian dari kesiapsiagaan Pemprov Jatim menghadapi dinamika global yang bisa memengaruhi stabilitas energi.
Meski begitu, ia menegaskan WFH harus tetap menjaga efektivitas pemerintahan dan pelayanan publik.
“Kebijakan ini bisa menghemat sumber daya dan tetap memastikan pelayanan publik berjalan lancar,” tambahnya.*(Had)













