KABARKAN.ID I Gresik – Turnamen futsal pelajar terbesar, Tribun Putih Abu-Abu Futsal (TPAAF) 2026 Series I, resmi bergulir di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Jumat (12/6/2026). Gresik dipercaya menjadi tuan rumah Kick-Off Nasional yang menandai dimulainya rangkaian kompetisi di 20 kota di Indonesia.

Pembukaan turnamen berlangsung meriah di Gelanggang Olahraga (GOR) Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) Gresik dan dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak.

Dalam sambutannya, Emil menegaskan bahwa olahraga menjadi sarana positif bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi sekaligus membangun karakter yang tangguh dan sportif.

“Anak-anak putih abu-abu harus produktif. Gen Z jangan mager dan baperan, tetapi menjadi generasi yang tangguh dan sportif. Kegiatan seperti ini sangat baik untuk perkembangan positif generasi muda,” ujar Emil.

Menurutnya, kompetisi olahraga antar-pelajar tidak hanya menjadi wadah menyalurkan bakat, tetapi juga mampu membentuk disiplin, kerja sama tim, serta semangat kompetisi yang sehat.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Gresik, Firman Rengga Saputra, menyambut positif penyelenggaraan TPAAF 2026 di Kota Pudak. Ia menilai turnamen ini memiliki peran penting dalam menjaring atlet-atlet futsal muda potensial yang dapat berkembang ke level lebih tinggi.

“Para pemain terbaik dari Gresik nantinya akan berkesempatan tampil di tingkat nasional untuk mewakili daerah. Ini menjadi kesempatan emas bagi pelajar untuk menunjukkan kemampuan mereka di hadapan tim pencari bakat dan pelatih,” katanya.

Atmosfer kompetisi langsung terasa pada laga pembuka yang mempertemukan SMA Nahdlatul Ulama (NU) 1 Gresik melawan SMAN 1 Kebomas. Pertandingan berlangsung sengit dengan dukungan penuh dari para suporter kedua sekolah yang memadati tribun GOR WEP.

Sorak sorai pendukung, koreografi kreatif, hingga yel-yel khas sekolah menambah semarak pertandingan perdana sekaligus menjadi bukti tingginya antusiasme pelajar terhadap olahraga futsal di Gresik.

TPAAF 2026 Series I akan berlangsung pada 12–18 Juni 2026 dan diikuti oleh 16 tim futsal putra terbaik tingkat SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Gresik.

Lebih dari sekadar kompetisi daerah, turnamen ini menjadi panggung pencarian bakat bagi para pemain muda yang berambisi menembus level nasional hingga internasional.

Menariknya, peserta yang berhasil menunjukkan performa terbaik dan lolos seleksi nasional berpeluang mengikuti program pelatihan khusus hingga mendapatkan kesempatan merasakan atmosfer futsal internasional melalui program keberangkatan ke Spanyol.

Melalui TPAAF 2026, Gresik tidak hanya menjadi lokasi pembuka kompetisi nasional, tetapi juga menjadi titik awal lahirnya talenta-talenta futsal muda Indonesia yang siap bersaing di kancah yang lebih tinggi.(Kum)

Share.
Exit mobile version