KABARKAN.ID I Gresik – Konsistensi Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia terus terjaga. Menutup pekan pertama putaran kedua Proliga 2026, tim asal Gresik itu kembali menunjukkan dominasinya dengan menundukkan Medan Falcons tiga set langsung 3-0 (25-17, 25-22, 25-16) di GOR Tri Dharma Gresik, Minggu (1/2/2026) malam.

Kemenangan tersebut bukan hanya memastikan sapu bersih dua laga kandang, tetapi juga memperpanjang rekor tak terkalahkan Gresik Phonska menjadi tujuh pertandingan beruntun sejak putaran pertama. Dengan lima laga tersisa di putaran kedua, tim asuhan Allesandro Lodi kini hanya membutuhkan dua kemenangan lagi untuk mengunci tiket final four.

Menariknya, dominasi Gresik Phonska tetap terjaga meski tampil tanpa salah satu pemain andalan, Oleksandra Bytsenko, yang harus diistirahatkan karena sakit. Posisi outside hitter dipercayakan kepada Putri Agustin yang bahu-membahu bersama Anne Mitchem, Mediol Stiovany Yoku, Shella Bernadetha, Geofanny Eka, dan Arneta Putri.

Formasi tersebut terbukti efektif. Sejak set pertama, Gresik Phonska tampil agresif dengan variasi serangan cepat dan rapi, membuat Falcons kesulitan keluar dari tekanan. Kematangan bermain dan solidnya kerja sama antarpemain menjadi pembeda utama di laga ini.

Di sisi lain, meski kembali menelan kekalahan, Medan Falcons—tim pendatang baru Proliga musim ini—menunjukkan progres. Pelatih Falcons, Marcos Sugiyama, menilai anak asuhnya tampil lebih berani dibanding laga sebelumnya.

“Kami sudah perbaiki beberapa kesalahan dari pertandingan lalu. Secara permainan lebih baik, hanya saja ada momen-momen krusial yang lepas,” ujar Marcos.

Ia juga memberi sorotan khusus pada pemain-pemain muda Falcons, termasuk Khanza Putri yang baru berusia 15 tahun namun tampil tanpa rasa gentar menghadapi tim senior, bahkan menghadapi klub asal daerahnya sendiri.

Sementara itu, di kubu tuan rumah, pelatih Allesandro Lodi memilih tetap menjejak bumi. Menurutnya, rentetan kemenangan tidak boleh membuat tim lengah.

“Target kami jelas final four, tapi itu harus dijalani satu pertandingan ke pertandingan berikutnya. Masih ada hal-hal yang perlu kami perbaiki,” kata pelatih asal Italia tersebut.

Dengan performa yang stabil dan mental bertanding yang terjaga, Gresik Phonska kini kian mantap melangkah sebagai salah satu kandidat kuat juara Proliga 2026.*(Kum)

 

Share.
Exit mobile version