KABARKAN.ID I Gresik – NU Care-LAZISNU Kedamean terus memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program NU Care Berdaya. Melalui program yang bersumber dari dana zakat dan infak tersebut, LAZISNU menyalurkan bantuan sarana usaha kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu berkembang dan mandiri secara ekonomi.
Salah satu penerima manfaat adalah Wiwik, pemilik Warung Tambak Bu Wiwik yang berada di Dusun Bakung, Desa Belahanrejo, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. Pada Sabtu (6/6/2026), ia menerima bantuan berupa rombong usaha, kompor, dan magicom untuk menunjang aktivitas usahanya.
Warung yang dikelola Wiwik selama ini menyediakan beragam menu makanan, mulai dari nasi pecel, ayam panggang hingga melayani pesanan nasi kotak untuk berbagai kegiatan masyarakat.
Ketua LAZISNU Kedamean, Achmad Ali, mengatakan program NU Care Berdaya merupakan bentuk pemanfaatan dana zakat dan infak secara produktif sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh masyarakat.
“Program ini menjadi salah satu fokus kami dalam pengelolaan dana zakat dan infak. Harapannya, bantuan yang diberikan dapat meningkatkan kapasitas usaha penerima manfaat sehingga mampu mewujudkan kemandirian ekonomi jamaah,” ujarnya, Senin (8/6/2026).
Menurut Achmad Ali, dana zakat dan infak tidak hanya digunakan untuk bantuan konsumtif, tetapi juga diarahkan untuk mendukung pengembangan usaha masyarakat sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat.
Bantuan tersebut disambut haru oleh Wiwik. Ia mengaku bantuan sarana usaha yang diterimanya menjadi motivasi baru untuk mengembangkan warung makan yang selama ini menjadi sumber penghidupan keluarganya.
“Ini seperti mimpi bagi saya. Selama ini saya berjuang sendiri untuk keluarga kecil saya. Alhamdulillah, dengan bantuan ini saya semakin semangat untuk mengembangkan usaha warung yang saya miliki. Terima kasih kepada LAZISNU dan para donatur,” katanya.
Penyerahan bantuan turut dihadiri Ketua MWCNU Kedamean, KH Abd Wakid. Ia mengapresiasi langkah LAZISNU Kedamean yang konsisten menjalankan program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat produktif.
Menurutnya, penguatan sektor UMKM menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat di tengah berbagai tantangan ekonomi yang ada.
“Jangan hanya berhenti pada penyerahan bantuan. Pendampingan harus terus dilakukan agar UMKM binaan bisa berkembang, naik kelas, dan mampu bertahan dalam berbagai kondisi ekonomi,” tegasnya.
Melalui program NU Care Berdaya, LAZISNU Kedamean berharap semakin banyak pelaku UMKM yang mendapatkan dukungan usaha sehingga mampu menciptakan kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (Kum)

