Close Menu
Kabarkan.idKabarkan.id
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Kabarkan.idKabarkan.id
    Facebook X (Twitter) Instagram
    12 Juni 2026 10:17
    • Kabar Jatim
    • Hukum & Peristiwa
    • Ekonomi & Kesehatan
    • Politik & Nasional
    • Olahraga
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    Kabarkan.idKabarkan.id

    Harga Telur Anjlok, Pemprov Jatim dan BGN Sepakati 3 Strategi Stabilkan Pasar

    RedaksiRedaksi09/06/2026 Kabar Jatim
    Facebook Twitter WhatsApp
    Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak. (Ist)
    Share
    Facebook Twitter WhatsApp

    KABARKAN.ID I Surabaya – Anjloknya harga telur ayam ras di tingkat peternak mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur bersama Badan Gizi Nasional (BGN) menyusun tiga strategi untuk meningkatkan penyerapan produksi telur dan mengurangi kerugian yang dialami ribuan peternak.

    Kesepakatan tersebut dihasilkan dalam rapat koordinasi yang digelar di Dinas Peternakan Jawa Timur, Surabaya, Jumat (5/6/2026). Pertemuan itu dihadiri puluhan peternak ayam petelur dari sejumlah daerah sentra produksi telur di Jawa Timur, seperti Blitar, Magetan, Jombang, Ponorogo, dan Bojonegoro.

    Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak yang menegaskan bahwa pemerintah akan memperkuat serapan telur melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

    Menu Telur MBG Minimal Tiga Kali Seminggu

    Salah satu langkah yang disepakati adalah menjadikan telur sebagai menu minimal tiga kali dalam sepekan pada Program Makan Bergizi Gratis. Kebijakan tersebut diharapkan mampu mempercepat penyerapan surplus produksi telur yang saat ini membebani peternak.

    Menurut Emil, Badan Gizi Nasional telah menyetujui skema tersebut sebagai upaya membuka pasar baru bagi hasil produksi peternak telur di Jawa Timur.

    “Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan serapan telur sekaligus membantu menstabilkan harga di tingkat peternak,” ujarnya.

    Koperasi Peternak Siap Pasok Telur ke SPPG

    Kesepakatan kedua adalah kesiapan asosiasi dan koperasi peternak ayam petelur rakyat di Jawa Timur untuk memasok telur langsung ke Dapur Mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

    Baca Juga:  Harlah ke-2 PKDI Jatim, Wagub Emil Dorong Desa Tetap Inovatif di Tengah Tekanan Fiskal

    Selain menjamin ketersediaan pasokan, peternak juga berkomitmen mengirimkan telur sesuai standar kualitas yang telah ditentukan. Skema ini diharapkan dapat memperpendek rantai distribusi sekaligus meningkatkan keuntungan peternak.

    Harga Telur Peternak Ditargetkan Minimal Rp24.000 per Kilogram

    Strategi ketiga yang disepakati adalah transaksi pembelian telur dilakukan langsung melalui asosiasi atau koperasi peternak dengan harga minimal Rp24.000 per kilogram. Harga tersebut akan disesuaikan secara bertahap mengikuti Harga Acuan Pemerintah (HAP).

    Emil menjelaskan, kebijakan penetapan harga minimal tersebut merupakan arahan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebagai bentuk perlindungan terhadap peternak yang saat ini menghadapi tekanan harga.

    Saat ini harga telur ayam ras di tingkat peternak hanya berkisar Rp20.000 hingga Rp20.500 per kilogram. Angka tersebut jauh di bawah harga yang dinilai layak bagi peternak.

    Di sisi lain, harga telur di tingkat konsumen mencapai Rp27.500 hingga Rp30.000 per kilogram. Sementara itu, telur yang dibeli untuk kebutuhan SPPG masih berasal dari pemasok dengan harga sekitar Rp25.000 per kilogram.

    “Kami mendorong agar pembelian telur untuk kebutuhan SPPG dapat dilakukan langsung dari peternak atau koperasi peternak,” kata Emil.

    BGN Proyeksikan Serapan Telur Naik hingga 10 Persen

    Direktur Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat BGN, Tengku Syahdana, mengatakan penambahan frekuensi menu telur dalam Program MBG berpotensi menciptakan pasar baru yang signifikan bagi peternak.

    Baca Juga:  Timpa Siswa, Cuaca Ekstrem Diduga Penyebab Plafon Ruang Kelas SMPN 60 Jebol

    Menurutnya, kebijakan tersebut diperkirakan mampu membuka tambahan serapan telur sebesar 8 hingga 10 persen dari total produksi di Jawa Timur.

    “Intervensi ini akan menciptakan pasar baru yang cukup besar untuk membantu menyerap produksi telur peternak,” ujarnya.

    Selain itu, BGN juga akan berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Timur untuk memperluas distribusi telur ke daerah-daerah yang masih mengalami kekurangan pasokan.

    Beberapa wilayah yang menjadi opsi tujuan distribusi antara lain Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan sejumlah daerah lain di Indonesia yang membutuhkan tambahan suplai telur.

    Peternak Blitar Minta Pasar Baru untuk Serap Produksi Telur

    Harapan terhadap perluasan pasar juga disampaikan peternak ayam petelur asal Blitar, Suyanto. Menurutnya, sebagai salah satu sentra produksi telur nasional, Blitar saat ini mengalami surplus produksi yang cukup besar.

    Namun, kapasitas penyerapan pasar yang ada dinilai belum mampu mengimbangi tingginya produksi telur dari peternak setempat.

    “Di Blitar saat ini hanya ada 117 SPPG, sementara produksi telur kami sangat melimpah. Kami membutuhkan pasar baru agar hasil produksi peternak bisa terserap,” katanya.

    Dengan tiga langkah yang telah disepakati tersebut, Pemprov Jawa Timur dan BGN berharap harga telur ayam ras dapat kembali stabil, sekaligus menjaga keberlangsungan usaha ribuan peternak yang menjadi tulang punggung pasokan telur nasional. (Ayu)

    Badan Gizi Nasional BGN Emil Elestianto Dardak harga telur ayam Pemprov Jatim produksi telur Wakil Gubernur Jawa Timur
    Share. Facebook Twitter WhatsApp

    Berita Terkait

    Waduh! Muncul Grup Gay Gresik di Facebook, Anggota Tembus Ribuan

    10/06/2026

    Usai Harga Pertamax Naik, Pertalite Diserbu Pengendara di Gresik

    10/06/2026

    BPK RI Beberkan 3 Temuan di LKPD Jatim 2025 Meski Kembali Raih Opini WTP

    10/06/2026
    KABAR TERKINI
    • Bareskrim Sita Pabrik Emas PT SJU di Sidoarjo, Dua Direktur Resmi Jadi Tersangka
    • Kebakaran di Pasar Ikan Modern Gresik Hebohkan Warga, Api Berhasil Dikendalikan
    • Abdul Ghofur Kembali Pimpin PKB Lamongan, Siap Konsolidasikan Kekuatan Partai
    • Ketua PKB Gresik 2026-2031, Syahrul Munir Optimistis Raih Kepercayaan Masyarakat
    • Mahasiswa Ubaya Bangun Bisnis Kreatif dan Peduli Lingkungan Lewat UnnoFest 2026
    TERPOPULER
    1
    Menghadap BK DPRD Gresik, Syahrul Munir Jelaskan Kronologi Lengkap Kasus Pedagang Semambung
    2
    Strategi Baru Pemkab Gresik, Bunda Puspa Diperluas demi Percepat Penurunan Kemiskinan
    3
    Tak Sekadar Galeri, Rumah Kreasi Damar Kurung Jadi Motor Ekonomi Kreatif Gresik
    4
    Heboh Ular Piton Muncul di Kantor Pelayanan Publik Gresik, Ini Kronologinya
    5
    Ketua PKB Gresik 2026-2031, Syahrul Munir Optimistis Raih Kepercayaan Masyarakat
    • Facebook
    • Instagram
    • WhatsApp
    • TikTok
    © 2026 kabarkan.id. Designed by kabarkan.id.
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Iklan & Kerjasama

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.