• Redaksi
  • Tentang Kami
20 April 2026
Kabarkan.id
No Result
View All Result
  • Kabar Jatim
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi & Kesehatan
  • Politik & Nasional
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Kabar Jatim
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi & Kesehatan
  • Politik & Nasional
  • Olahraga
  • Lifestyle
No Result
View All Result
Kabarkan.id
No Result
View All Result
  • Kabar Jatim
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi & Kesehatan
  • Politik & Nasional
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Media
  • Index Berita
Home Kabar Jatim

DPRD Gresik–Dinsos dan BPJS Percepat Reaktivasi PBI JKN, Transparansi Data Jadi Sorotan

Redaksi - Kabarkan.id by Redaksi - Kabarkan.id
19/02/2026
in Kabar Jatim
DPRD Gresik–Dinsos dan BPJS Percepat Reaktivasi PBI JKN, Transparansi Data Jadi Sorotan

KABARKAN.ID I Gresik – Polemik penonaktifan ribuan peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan dalam program Jaminan Kesehatan Nasional di Kabupaten Gresik akhirnya dibahas dalam audiensi bersama DPRD Gresik, Dinas Sosial, BPJS Kesehatan, dan perwakilan masyarakat, Rabu (18/2/2026). Forum tersebut menghasilkan komitmen percepatan reaktivasi serta penguatan transparansi data penerima bantuan.

Audiensi yang juga dihadiri perwakilan Gerakan Rakyat Melawan (GERAM) itu menyoroti dasar penonaktifan kepesertaan PBI yang dinilai belum sepenuhnya dipahami masyarakat. Ketua GERAM mendesak pemerintah memberikan penjelasan terbuka sekaligus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap data penerima bantuan.

“Kami meminta penjelasan yang transparan terkait penonaktifan BPJS PBI. Evaluasi harus dilakukan secara adil dan terbuka agar tidak merugikan masyarakat kecil. Selain itu, kami berharap proses di Dinas Sosial tidak berbelit ketika warga mengurus reaktivasi,” tegasnya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gresik, Ummi Khoiroh, menjelaskan penonaktifan dilakukan pemerintah pusat sejak 1 Februari 2026 berdasarkan pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) serta merujuk pada Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor 3/HUK/2026.

“Pemutakhiran data ini bertujuan memastikan bantuan tepat sasaran. Peserta yang dinonaktifkan umumnya berada pada desil 6 sampai 10 atau datanya belum terbarui. Jika masih memenuhi kriteria, reaktivasi dapat diajukan melalui Dinas Sosial,” ujarnya.

Baca Juga:  Curah Hujan Tinggi, Jogging Track Stadion Gelora Joko Samudro Gresik Ambles

Ia memastikan prosedur reaktivasi kini dipermudah. Warga dapat mengurus melalui operator desa, puskesmas, maupun langsung ke Dinas Sosial dengan membawa KTP atau Kartu Keluarga. Prosesnya diperkirakan maksimal dua hari kerja. Selain itu, sekitar 26 ribu warga miskin tetap dijamin pembiayaannya melalui APBD Kabupaten Gresik.

Ketua Komisi IV DPRD Gresik, Muchamad Zaifudin, menegaskan bahwa DTSEN bersumber dari pemerintah desa dan diverifikasi dari bawah guna meningkatkan akurasi data.

“Tujuannya memperbaiki kualitas data agar sesuai kondisi riil di lapangan. Kami juga memastikan skema Universal Health Coverage (UHC) di Gresik tetap menjadi jaring pengaman. Warga bisa berobat cukup dengan KTP atau KK,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gresik, Janoe Tegoeh Prasetijo, menegaskan penonaktifan merupakan kebijakan pemerintah pusat demi menjaga ketepatan sasaran penerima bantuan.

“Bagi peserta yang masih memenuhi kriteria, reaktivasi dapat diajukan melalui Dinas Sosial setempat,” ujarnya.

Baca Juga:  Perbaikan Pipa Giri Tirta Tuntas, DPRD Gresik Dorong Perusahaan Aktif Produksi Kembali

BPJS Kesehatan juga memberikan tenggat maksimal 3×24 jam bagi peserta nonaktif yang tengah menjalani perawatan di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).

“Peserta yang sedang dirawat di rumah sakit tidak perlu khawatir. Kami memberi waktu tiga hari kerja untuk aktivasi ulang agar pelayanan kesehatan tidak terhambat,” terangnya.

Ketua DPRD Gresik, Muhammad Syahrul Munir, mengungkapkan dari total 38.905 peserta PBI JKN yang dinonaktifkan, sekitar 8.000 peserta telah direaktivasi hingga 17 Februari 2026.

“Kami bersama Dinas Sosial dan BPJS Kesehatan berkomitmen mempermudah pelayanan jaminan kesehatan. Proses reaktivasi akan terus dilakukan hingga data tervalidasi maksimal. Sosialisasi juga akan kami perkuat agar masyarakat tidak bingung,” tegasnya.

Dengan sinergi lintas lembaga tersebut, Pemerintah Kabupaten Gresik memastikan tidak ada warga miskin yang kehilangan akses layanan kesehatan di tengah proses penyesuaian data PBI JKN. Skema UHC yang diterapkan daerah tetap menjadi bantalan perlindungan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan.*(Kum)

 

 

Tags: BPJS KesehatanDinas SosialDPRD GresikDTSENKetua DPRD GresikKomisi IV DPRD GresikM. Syahrul MunirMuchamad ZaifudinPBIPenerima Bantuan Iuranpenonaktifan BPJS PBIpenonaktifan ribuan peserta PBIUmmi Khoiroh
SendTweetShareShareScan

Kabar Lainnya

Dukung Efisiensi Energi, Pemkab Gresik Siap Terapkan WFH
Headline

Dukung Efisiensi Energi, Pemkab Gresik Siap Terapkan WFH

02/04/2026

KABARKAN.ID I Gresik - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa kebijakan penerapan Work From Home (WFH) kepada Aparatur Sipil...

Hari Peduli Autisme Sedunia, Bupati Gresik Tekankan Kesetaraan Tanpa Diskriminasi
Kabar Jatim

Hari Peduli Autisme Sedunia, Bupati Gresik Tekankan Kesetaraan Tanpa Diskriminasi

02/04/2026

KABARKAN.ID I Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik menegaskan komitmennya dalam mendorong kesetaraan bagi penyandang autisme dan disabilitas, bertepatan dengan peringatan...

Beri Pembekalan Finalis Duta Genre, Bupati Gresik: Jadilah Teladan dan Inspirasi

Beri Pembekalan Finalis Duta Genre, Bupati Gresik: Jadilah Teladan dan Inspirasi

31/03/2026
Unair 2026: Dari Hampir 30 Ribu Pendaftar, Hanya 2.506 yang Berhasil Masuk

Unair 2026: Dari Hampir 30 Ribu Pendaftar, Hanya 2.506 yang Berhasil Masuk

31/03/2026
BLK Tulungagung Gelar Pelatihan Kerja Gratis, Puluhan Pencari Kerja Tingkatkan Skill

BLK Tulungagung Gelar Pelatihan Kerja Gratis, Puluhan Pencari Kerja Tingkatkan Skill

31/03/2026
Bimtek Purna Tugas, Wabup Alif Ajak ASN Gresik Berkarya Pasca Pensiun

Bimtek Purna Tugas, Wabup Alif Ajak ASN Gresik Berkarya Pasca Pensiun

31/03/2026
Next Post
Petrokimia Gresik Salurkan Rp723,5 Juta untuk 146 Rumah Ibadah Awal Ramadan

Petrokimia Gresik Salurkan Rp723,5 Juta untuk 146 Rumah Ibadah Awal Ramadan

  • Hampir Setengah Bansos Salah Sasaran, Mensos Gus Ipul Genjot Digitalisasi

    Hampir Setengah Bansos Salah Sasaran, Mensos Gus Ipul Genjot Digitalisasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pabrik Minyak Goreng di Gresik Terbakar, Dugaan Akibat Jalur Strainer Bocor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mudik Lebaran 2026, Dinkes Jatim Siagakan Ratusan Pos Kesehatan dan RS 24 Jam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • FKTP Jadi Pintu Awal Pelayanan, Begini Rujukan BPJS Kesehatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejurkab ORADO Gresik Diikuti 32 Tim, Domino Jadi Olahraga Profesional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
ADVERTISEMENT
Guru Fokus Mengajar, Dindik Jatim Digitalisasi Administrasi Lewat IMAS

Guru Fokus Mengajar, Dindik Jatim Digitalisasi Administrasi Lewat IMAS

14/02/2026
Cuaca Ekstrem Mengintai Mudik Lebaran, Jalur Selatan Jatim Diminta Siaga

Cuaca Ekstrem Mengintai Mudik Lebaran, Jalur Selatan Jatim Diminta Siaga

15/03/2026
Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Gresik Amankan 85 Tersangka dari 78 Kasus

Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Gresik Amankan 85 Tersangka dari 78 Kasus

12/03/2026
Jaga Laut dari Hulu ke Hilir, Satpolairud Polres Gresik Perkuat Kolaborasi dengan Nelayan

Jaga Laut dari Hulu ke Hilir, Satpolairud Polres Gresik Perkuat Kolaborasi dengan Nelayan

13/02/2026
ADVERTISEMENT
Kabarkan.id

PT. Kabarkan Indonesia Mandiri

Follow us

© 2026 Kabarkan.id - Kabarkan Sebarkan.

No Result
View All Result
  • Kabar Jatim
  • Hukum & Peristiwa
  • Ekonomi & Kesehatan
  • Politik & Nasional
  • Olahraga
  • Lifestyle
  • Media
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Iklan & Kerjasama
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
  • Index Berita

© 2026 Kabarkan.id - Kabarkan Sebarkan.