KABARKAN.ID I Bojonegoro – Suasana tenang di Dusun Grogolan, Desa Sumuragung, Kecamatan Baureno, Minggu (1/2/2026) malam berubah menjadi mencekam. Sebuah dapur SPPG tiba-tiba dilalap api sekitar pukul 23.30 WIB, membuat warga panik dan dua orang mengalami luka akibat kebocoran gas elpiji.
Dani Hidayat menderita luka berat dan langsung dilarikan ke RSUD Sosodoro, sementara Aditya Riski mengalami luka ringan.
Menurut Ahmad Agus, Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan, api cepat membesar karena gas elpiji yang keluar dari regulator atau selang kompor yang bocor pada Minggu (1/2/2026) kemarin.
“Peristiwa kebakaran Minggu kwmarin, api terlihat menjulang tinggi. Warga sempat kebingungan, tapi kami berusaha cepat tiba di lokasi,” ujar Agus, Senin (2/2/2026).
Petugas Damkarmat Bojonegoro mengerahkan dua unit firetruck dan delapan personel, dan berhasil memadamkan api dalam 16 menit sebelum meluas ke bangunan sekitarnya.
Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp 350 juta, meliputi sebagian besar isi dapur dan bangunan seluas 7×4 meter. Pemilik dapur, Solkan (40), menyebut malam itu adalah “malam terburuk” dalam hidupnya.
Selain memadamkan api, petugas juga memberikan sosialisasi kepada warga tentang bahaya kebocoran gas dan langkah pencegahan kebakaran.
“Insiden ini menjadi peringatan bagi semua untuk selalu memeriksa peralatan gas, agar tragedi serupa tidak terjadi lagi,” ujar Agus.
Warga yang menyaksikan kejadian ini masih teringat momen api yang menjulang tinggi di kegelapan malam, menjadi pengingat betapa cepat dan berbahayanya kebakaran akibat gas elpiji.*(Had)

