Close Menu
Kabarkan.idKabarkan.id
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Kabarkan.idKabarkan.id
    Facebook X (Twitter) Instagram
    8 Juni 2026 00:36
    • Kabar Jatim
    • Hukum & Peristiwa
    • Ekonomi & Kesehatan
    • Politik & Nasional
    • Olahraga
    • Lifestyle
    • Pendidikan
    Kabarkan.idKabarkan.id

    Cuaca Buruk Hentikan Pelayaran ke Bawean, Harga Pangan Naik dan Layanan Kesehatan Terganggu

    RedaksiRedaksi17/01/2026 Politik & Nasional
    Facebook Twitter WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter WhatsApp

    KABARKAN.ID I Gresik – Terhentinya pelayaran menuju Pulau Bawean akibat cuaca buruk selama hampir dua pekan mulai memicu persoalan serius. Selain memicu lonjakan harga bahan pokok, kondisi ini juga mengganggu akses layanan kesehatan masyarakat di pulau terluar Kabupaten Gresik tersebut.

    Wakil Ketua DPRD Gresik, Lutfi Dhawan, menilai dampak penghentian pelayaran tidak bisa dipandang sebagai persoalan distribusi logistik semata. Menurutnya, warga Bawean yang membutuhkan penanganan medis lanjutan turut terdampak karena tidak adanya transportasi laut menuju Gresik maupun Surabaya.

    “Masalahnya bukan hanya soal sembako. Ada warga yang sakit dan membutuhkan rujukan, tetapi tidak bisa berangkat karena kapal tidak beroperasi. Bahkan ada yang sampai meninggal, dan ada pula yang harus dievakuasi menggunakan pesawat,” ujar Lutfi, Jumat, (16/1/2026).

    Politisi Partai Gerindra itu mengungkapkan, terganggunya distribusi logistik otomatis berdampak pada kenaikan harga kebutuhan pokok di pasar-pasar Bawean. Ia berharap pemerintah daerah bersama Forkopimcam dan Forkopimda segera mengambil langkah konkret untuk menekan laju inflasi di wilayah kepulauan tersebut.

    Baca Juga:  Pompa Air Tenaga Surya hadir, Hidupkan Sawah dan Ketahanan Pangan di Bawean

    “Kalau distribusi terhambat, harga sembako pasti naik. Karena itu, kami mendorong pemerintah dan Forkopimda turun tangan agar lonjakan harga di pasar Bawean bisa dikendalikan,” katanya.

    Dampak tersebut kini mulai dirasakan langsung oleh masyarakat. Hasil inspeksi mendadak yang dilakukan Tim Kecamatan Sangkapura di Pasar Desa Kotakusuma menunjukkan sejumlah komoditas mulai langka. Stok sayur-mayur menipis, sementara harga kebutuhan protein hewani mengalami kenaikan cukup tajam.

    Harga telur ayam tercatat naik dari Rp32 ribu menjadi Rp35 ribu per kilogram. Sementara harga daging ayam melonjak dari Rp50 ribu menjadi Rp60 ribu per kilogram.

    Salah satu warga Bawean, Faiz, berharap kondisi cuaca segera membaik agar pelayaran kembali normal. Terlebih, dalam waktu dekat masyarakat akan memperingati Isra Mi’raj yang biasanya membutuhkan tambahan bahan pangan.

    Baca Juga:  Kampung Bandeng Gresik, dari Sentra Tambak Lokal Jadi Penopang Program Gizi Nasional

    “Semoga cuaca cepat membaik. Menjelang Isra Mi’raj, kebutuhan telur dan ayam biasanya meningkat untuk keperluan acara,” ujarnya.

    Hingga kini, masyarakat Bawean masih menunggu kepastian normalnya kembali aktivitas pelayaran. Penundaan pelayaran sendiri telah diberlakukan secara resmi sejak 10 Januari 2026 berdasarkan Pengumuman Nomor AL.820/1/10/UPP.Bwn/2026 yang dikeluarkan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Bawean, menyusul peringatan cuaca buruk dari BMKG.

    Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala UPT Pengelola Prasarana Perhubungan Dinas Perhubungan Wilayah Bawean, Mohammad Taufiqurrahman, menyebut jumlah calon penumpang dari Bawean saat ini tidak terlalu padat karena arus balik Natal dan Tahun Baru telah berakhir. Namun, dampak terhadap distribusi kebutuhan pokok tetap tidak terhindarkan.

    “Hingga saat ini belum ada informasi terkait kapal bantuan. Semuanya masih menunggu kebijakan dari Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik untuk mengantisipasi kondisi cuaca buruk,” pungkasnya.*(Kum)

     

     

    Cuaca buruk Fraksi Gerindra Gresik Lutfi Dhawan Pelayaran Bawean Penghentian pelayaran Politisi partai Gerindra Pulau Bawean Wakil Ketua DPRD Gresik
    Share. Facebook Twitter WhatsApp

    Berita Terkait

    Menghadap BK DPRD Gresik, Syahrul Munir Jelaskan Kronologi Lengkap Kasus Pedagang Semambung

    04/06/2026

    PKB Jatim Tebar 571 Sapi dan 484 Kambing Kurban ke Pesantren dan Masyarakat

    28/05/2026

    Putusan MK Soal Kuota Perempuan Disambut DPRD Jatim, Parpol Terancam Diskualifikasi

    27/05/2026
    KABAR TERKINI
    • Setelah Ditinggal Bruno Moreira, Persebaya Surabaya Dikaitkan dengan 7 Pemain Baru
    • Hadiah Jutaan, Content Creator Festival 2026 USG Ajang bagi Kreator Muda
    • Panik Usai Salat Ada Ular Kobra di Rumah, Warga Domas Gresik Minta Bantuan Damkar
    • Empat SPPG Gresik Kembali Aktif Setelah Lengkapi IPAL Sesuai Standar BGN
    • Bruno Moreira Hengkang dari Persebaya: Tak Ada yang Lebih Besar dari Tim
    TERPOPULER
    1
    Menghadap BK DPRD Gresik, Syahrul Munir Jelaskan Kronologi Lengkap Kasus Pedagang Semambung
    2
    Strategi Baru Pemkab Gresik, Bunda Puspa Diperluas demi Percepat Penurunan Kemiskinan
    3
    Heboh Ular Piton Muncul di Kantor Pelayanan Publik Gresik, Ini Kronologinya
    4
    Match For Goodness, Komunitas Persebaya ABG dan Allegiant Bangkitkan UMKM
    5
    Dua Pengedar Sabu Jaringan Suramadu Ditangkap Polres Gresik, Barang Bukti 209 Gram
    • Facebook
    • Instagram
    • WhatsApp
    • TikTok
    © 2026 kabarkan.id. Designed by kabarkan.id.
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Iklan & Kerjasama

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.