KABARKAN.ID I Surabaya – Informasi ini diumumkan melalui akun Instagram resmi klub pada awal Januari 2025. Persebaya Surabaya resmi menambah amunisi jelang putaran kedua BRI Super League 2025-2026 dengan menghadirkan dua pemain asing baru asal Brasil.
Dua wajah baru tersebut adalah Bruno Paraiba, striker yang dikenal tajam, serta Jefferson Silva, bek kiri berkaki kidal. Kehadiran keduanya diharapkan mampu memperkuat lini serang dan pertahanan Bajul Ijo, sekaligus menambah kedalaman skuad di tengah persaingan ketat musim ini.
Peluncuran duo Brasil ini dikemas dengan cara unik melalui video parodi yang diunggah pada Rabu (7/1/2025). Dalam video tersebut, asisten pelatih Uston Nawawi memanggil nama “Bruno”, yang ternyata bukan Bruno Moreira, melainkan Bruno Paraiba, dan langsung mencuri perhatian para pendukung Persebaya.
Bruno Paraiba sebelumnya bermain untuk Cheonan City di Liga Korea kasta kedua. Pengalaman bertanding di luar negeri diharapkan bisa menjadi nilai tambah bagi lini depan Persebaya.
Sementara Jefferson Silva dikenal sebagai bek kiri yang tak hanya andal bertahan, tapi juga aktif membantu serangan. Sebelum bergabung dengan Persebaya, ia memperkuat klub Brasil, Potiguar, selama satu musim penuh.
Dengan kehadiran kedua rekrutan anyar ini, Persebaya menegaskan ambisinya untuk tampil kompetitif dan meraih hasil maksimal pada putaran kedua BRI Super League 2025/2026.
Seperti di beritakan, pelatih anyar Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, akhirnya tiba di Kota Pahlawan pada Minggu (4/1/2026) malam. Kedatangannya disambut langsung oleh perwakilan manajemen klub dan sejumlah awak media di Bandara Udara Internasional Juanda.
Pelatih asal Portugal ini dijadwalkan segera memimpin latihan perdana bersama skuad Persebaya pada Senin, 5 Januari 2026. Dalam kesempatan pertama bertemu media, Tavares menyampaikan pendekatan awalnya yang berhati-hati.
“Saat ini kami perlu mengenal apa yang kami miliki, mulai dari pemain muda, senior hingga tim utama,” kata Bernardo Tavares.
Tavares menegaskan tidak akan melakukan perubahan drastis atau perombakan skuad sebelum memahami dengan baik kondisi tim yang diwarisinya. Ia memilih untuk melakukan analisis mendalam terlebih dahulu.
“Saya akan menganalisis dari sejumlah pertandingan Persebaya, termasuk mengamati karakter beberapa pemain yang sebelumnya bermain di klub lain maupun di posisi berbeda,” ungkapnya.*(Dan)













