KABARKAN.ID I Gresik – Momen haru mewarnai pelaksanaan Haul Akbar ke-71 Habib Abu Bakar di Kabupaten Gresik, Rabu (3/6/2026). Seorang lansia berusia 90 tahun asal Kabupaten Mojokerto yang sempat hilang dan terpisah dari rombongannya akhirnya berhasil dipertemukan kembali dengan keluarganya berkat kesigapan personel Polres Gresik.

Lansia tersebut diketahui bernama Ngarto, warga Desa Jedong, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Ia sempat membuat keluarganya cemas setelah tidak kunjung kembali saat menghadiri kegiatan haul yang dipadati ribuan jemaah dari berbagai daerah.

Peristiwa itu bermula ketika petugas pengamanan menemukan Mbah Ngarto duduk seorang diri di bawah lampu lalu lintas di sekitar lokasi acara. Di waktu yang hampir bersamaan, panitia juga menerima laporan mengenai seorang jemaah lanjut usia yang terpisah dari rombongannya.

Melihat kondisi Mbah Ngarto yang tampak kelelahan dan kebingungan, petugas segera membawanya ke Pos Sementara Haul di Simpang Empat GNI. Selain diberikan tempat beristirahat, lansia tersebut juga mendapatkan pendampingan sambil menunggu proses pencarian keluarganya.

Namun upaya menemukan keluarga Mbah Ngarto tidak berlangsung mudah. Faktor usia membuat informasi yang dapat diberikan sangat terbatas sehingga petugas harus melakukan berbagai langkah pencarian.

Koordinasi dilakukan dengan Polres Mojokerto, Bhabinkamtibmas setempat, hingga sejumlah pihak yang diduga mengetahui identitas maupun asal rombongan lansia tersebut.

Petugas bahkan berusaha menggali informasi mengenai kendaraan yang digunakan Mbah Ngarto saat berangkat ke Gresik. Dari sejumlah pertanyaan yang diajukan, hanya sedikit petunjuk yang berhasil diperoleh.

“Bapak hanya menyampaikan mobil warna putih. Saat kami tanya apakah naik bus, beliau jawab tidak. Ditanya sejenis Elf atau Hiace juga bukan. Baru ketika kami tanya apakah mobil pribadi atau mobil kecil, beliau menjawab iya,” ujar salah satu petugas yang terlibat dalam proses pencarian.

Berbekal informasi minim tersebut, anggota kepolisian kemudian menyisir sejumlah kantong parkir yang berada di sekitar lokasi haul. Pengumuman melalui pengeras suara juga terus dilakukan secara berkala untuk menginformasikan keberadaan Mbah Ngarto kepada para jemaah, khususnya rombongan asal Mojokerto.

Kerja keras petugas akhirnya membuahkan hasil. Di salah satu area parkir yang diperiksa, polisi menemukan kendaraan yang digunakan rombongan Mbah Ngarto.

Ternyata, keluarga dan rombongannya juga sedang melakukan pencarian karena khawatir lansia tersebut tidak kunjung kembali setelah berpisah di tengah keramaian acara.

Suasana emosional pun tak terhindarkan saat Mbah Ngarto akhirnya dipertemukan kembali dengan keluarganya. Tangis haru mewarnai pertemuan tersebut setelah berjam-jam diliputi kecemasan.

Ponidi, anak kandung Mbah Ngarto, menyampaikan rasa terima kasih kepada jajaran Polres Gresik yang telah membantu merawat sekaligus menemukan ayahnya.

“Saya, Ponidi, atas nama keluarga dan anak kandung dari Bapak Ngarto, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak-bapak polisi Gresik. Terima kasih sudah merawat, mencari, dan mempertemukan kembali orang tua kami dengan rombongan hingga bisa berkumpul lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan anggotanya merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat, terutama saat pengamanan kegiatan berskala besar.

“Di samping melaksanakan tugas pengaturan lalu lintas dan pengamanan jalur acara haul, membantu sesama yang membutuhkan di lapangan merupakan kewajiban bagi setiap anggota Polri. Kami bersyukur Mbah Ngarto bisa kembali berkumpul dengan keluarganya dalam keadaan sehat walafiat,” kata AKP Nur Arifin.

Kisah Mbah Ngarto menjadi potret sisi kemanusiaan di balik pengamanan acara besar yang melibatkan ribuan jemaah. Kesigapan personel Polres Gresik dalam membantu lansia yang terpisah dari keluarganya mendapat apresiasi dari masyarakat dan menjadi contoh nyata pelayanan kepolisian yang humanis di tengah keramaian kegiatan keagamaan.(Kum)

Share.
Exit mobile version