KABARKAN.ID I Gresik – Kemunculan seekor ular piton di area halaman Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Gresik, Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo Nomor 245 C, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, sempat membuat petugas yang berjaga di lokasi waspada, Rabu (3/6/2026) malam.

Beruntung, reptil berukuran cukup besar tersebut berhasil diamankan sebelum membahayakan aktivitas di lingkungan kantor pelayanan publik tersebut.

Informasi yang dihimpun, ular piton pertama kali ditemukan oleh petugas yang sedang berjaga malam. Saat itu, Izzy yang tengah bertugas melihat ular berada di depan halaman kantor. Bersama rekannya, ia berinisiatif melakukan penangkapan secara mandiri hingga akhirnya ular berhasil diamankan.

Setelah berhasil menangkap ular tersebut, petugas kemudian melaporkan kejadian itu kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Gresik untuk proses evakuasi lebih lanjut.

Laporan diterima petugas Damkar sekitar pukul 21.50 WIB. Tim rescue kemudian diberangkatkan lima menit setelah laporan masuk dan tiba di lokasi pada pukul 22.08 WIB.

Setelah memastikan kondisi aman, petugas langsung mengamankan ular piton hasil tangkapan petugas kantor tersebut untuk kemudian dibawa dan ditangani sesuai prosedur.

Perwira Piket Damkar Kabupaten Gresik, Rizal Sulistyo Nugroho, mengapresiasi langkah cepat petugas yang menemukan ular tersebut dan segera berkoordinasi dengan Damkar.

“Begitu menerima laporan, tim rescue langsung bergerak menuju lokasi untuk mengamankan ular piton yang sudah berhasil ditangkap oleh petugas setempat. Alhamdulillah proses evakuasi berjalan aman dan tidak ada korban maupun kerugian,” ujar Rizal.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan berisiko saat menemukan satwa liar, terutama ular berukuran besar.

“Jika menemukan ular atau satwa liar yang berpotensi membahayakan, segera hubungi Damkar agar dapat ditangani oleh petugas yang memiliki peralatan dan kemampuan yang memadai,” tambahnya.

Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Selain itu, tidak ada kerugian material yang ditimbulkan.

Evakuasi dilakukan oleh Tim Rescue Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Gresik Pos Kota dengan mengerahkan satu unit kendaraan rescue jenis Panther bersama tujuh personel.

Data Damkar Kabupaten Gresik mencatat hingga awal Juni 2026 telah menangani 15 kejadian rescue, sementara kasus kebakaran masih nihil sepanjang bulan ini. (Kum)

 

Share.
Exit mobile version