KABARKAN.ID I Gresik – Ribuan warga memadati kawasan Bandar Grisse pada Senin (16/3/2026) untuk menyaksikan Tradisi Kontes dan Lelang Bandeng Kawak 2026. Dalam kemeriahan tersebut, Polres Gresik turut hadir mengawal jalannya acara sekaligus menyapa masyarakat guna memastikan kegiatan berlangsung aman dan kondusif.
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang memamerkan bandeng berukuran raksasa, tetapi juga merepresentasikan kekuatan sektor perikanan serta pelestarian budaya masyarakat pesisir Gresik. Sorak sorai pengunjung pecah saat pemenang kontes diumumkan.
Pada kompetisi tersebut, Syaifullah Mahdi dari Kecamatan Ujungpangkah berhasil meraih juara pertama dengan bandeng kawak seberat 19 kilogram dan panjang 114 sentimeter. Ukuran yang luar biasa tersebut berhasil menarik perhatian dewan juri maupun para pengunjung.
Rangkaian acara diawali dengan Kirab Kontestan Bandeng yang bergerak dari Gedung GNI menuju panggung utama di Bandar Grisse. Iring-iringan peserta yang membawa bandeng raksasa menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang memadati sepanjang rute kirab.
Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, Dr. Muhammad Isa Anshori, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik dr. H. Asluchul Alif, serta Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution bersama jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menegaskan bahwa tradisi kontes bandeng kawak merupakan warisan budaya yang harus terus dijaga dan dikembangkan. Ia juga menekankan bahwa kegiatan ini mampu menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM di Kabupaten Gresik.
“Cara menjaga warisan budaya adalah dengan terus melaksanakannya. Festival ini juga menjadi motor penggerak UMKM. Selain itu, pemerintah daerah berkomitmen mendukung petani tambak melalui distribusi subsidi pupuk perikanan berkat dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” ujarnya.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, berikut para pemenang Kontes Bandeng Kawak 2026:
Juara 1: Syaifullah Mahdi (Ujungpangkah) – 19 kg, 114 cm
Juara 2: Askin (Ujungpangkah) – 14 kg, 100 cm
Juara 3: Zainul Abidin (Bungah) – 8 kg, 90 cm
Kemeriahan acara semakin lengkap dengan kehadiran Chef Rudy Choirudin yang menampilkan demo memasak olahan bandeng di hadapan pengunjung. Masyarakat juga diajak menikmati hidangan bandeng secara gratis bersama para pejabat di area Bandar Grisse.
Di sisi lain, aspek keamanan menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengapresiasi masyarakat yang turut menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Pengamanan telah disiapkan melalui apel serta penempatan personel di sejumlah titik keramaian.
“Kami mengapresiasi masyarakat yang telah bersama-sama menjaga kondusivitas. Tradisi ini adalah milik kita bersama, dan tugas kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman sehingga masyarakat dapat menikmatinya dengan nyaman,” ungkapnya.
Selain itu, Kapolres juga menyempatkan diri menyapa warga serta menyampaikan imbauan kamtibmas secara langsung.
Hingga seluruh rangkaian acara berakhir, situasi di kawasan Bandar Grisse terpantau aman, tertib, dan kondusif. Hal ini menandai suksesnya penyelenggaraan tradisi budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Gresik tersebut.*(Kum)













